SEMARANG — PT Pegadaian Kantor Wilayah (Kanwil) XI Semarang mendapat dukungan strategis dari Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, dalam sebuah audiensi resmi yang berlangsung di Kantor Gubernur Jawa Tengah.
Langkah ini menandai sinergi baru antara BUMN dan pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan, pemberdayaan UMKM, hingga edukasi keuangan pelajar.
Pemimpin PT Pegadaian Kanwil XI Semarang, Edy Purwanto, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas sambutan positif dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.
Menurutnya, sinergi ini akan memperkuat langkah Pegadaian dalam menghadirkan layanan keuangan inklusif, termasuk peluncuran Bullion Service, layanan bank emas pertama di Indonesia yang telah diresmikan oleh Presiden Prabowo Subianto pada Februari 2025.
"Pegadaian dipercaya oleh Presiden sebagai BUMN yang mampu memberdayakan lingkungan melalui program Memilah Sampah Menabung Emas. Sampah yang dipilah bisa bernilai tinggi dan dikonversi menjadi emas," kata Edy, Jumat 18 Juli 2025.
Layanan emas yang ditawarkan mencakup Deposito Emas, Perdagangan Emas, Pinjaman Modal Kerja Emas, hingga Titipan Emas Korporasi, yang kini semakin diminati oleh masyarakat luas.
Pegadaian Dorong UMKM Lewat The Gadepreneur Space dan Program Agen
Tidak hanya fokus pada sektor finansial, Pegadaian juga aktif dalam mengembangkan ekosistem UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah).
Melalui Galeri Workshop dan ruang pelatihan The Gadepreneur Space yang berbasis di Yogyakarta, pelaku usaha mendapatkan pendampingan bisnis, pelatihan, hingga akses permodalan.
"Kami hadir tidak hanya sebagai entitas bisnis, tetapi juga sebagai fasilitator UMKM," jelas Edy Purwanto.
Pegadaian juga membuka peluang bagi pelaku UMKM untuk menjadi Agen Pegadaian, yang tak hanya memperluas jangkauan layanan ke masyarakat, tetapi juga memberikan sumber penghasilan tambahan melalui fee pelayanan.
Di bidang pendidikan, Pegadaian telah mengintegrasikan edukasi keuangan dalam kurikulum SMK, seperti yang diterapkan di SMK 6 Kota Solo, lengkap dengan Lab Finansial sebagai sarana praktik siswa.
"Minimal satu SMK di tiap kota dan kabupaten se-Jawa Tengah akan mendapatkan edukasi finansial dari Pegadaian. Untuk perizinan, dapat langsung ke Biro Pendidikan Jawa Tengah," tutur Gubernur Ahmad Luthfi.
Langkah ini dinilai sebagai investasi jangka panjang untuk membentuk generasi muda yang melek finansial sejak dini.
Dalam mendukung ekosistem ekonomi berbasis syariah, Pegadaian terus mengembangkan berbagai produk unggulan berbasis syariah. Beberapa layanan yang semakin populer di antaranya Cicil Emas Syariah, Pembiayaan Porsi Haji, hingga Wisata Religi Syariah.
"Kolaborasi ini akan memperkuat upaya pembangunan ekonomi kerakyatan dan menjadikan Jawa Tengah sebagai provinsi percontohan dalam pengelolaan ekonomi berbasis inklusi dan pemberdayaan," tegas Gubernur Ahmad Luthfi.