Logo Logo
About Us

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam.

Read More

Address: 301 The Greenhouse London,
E2 8DY UK

Phone: 820-885-3321

Email: support@domain.com

Demo Tolak ODOL, Satlantas Persilakan Truk Kontainer Melintasi Tengah Kota Boyolali

MELINTASI : Truk kontainer diperbolehkan melintasi Tugu Susu Tumpah Boyolali saat demo ODOL
Kamis 19 Juni 2025. Foto : Erna Yunus Basri

Boyolali — Ada yang berbeda di tengah demo menolak diberlakukannya aturan Zero ODOL (Over Dimension Over Load) di Boyolali, Kamis 20 Juni 2025. 


Ketika massa sopir truk dari berbagai komunitas di Boyolali dan sekitarnya melakukan aksi demo dengan memblokade jalan lingkar, Satlantas Polres Boyolali menerapkan kebijakan khusus. 


Truk kontiner yang datang siang dan hendak bergabung bersama massa ke Jalan Lingkar Boyolali namun tidak kebagian tempat, sempat berhenti di Jalan Pandanaran, atau tepat tak jauh dari pertigaan Tugu Berlian. 


Sejumlah sopir kontainer mengaku memilih berhenti dipinggir jalan untuk turut berpartisipasi atas penolakan aturan ODOL bersama massa yang sama asal Boyolali dan enggan melanjutkan perjalannya. 


Misbah, seorang sopir kontainer ditemui di lokasi demo kawasan Jalan Pandanaran mengakui usai mengirim biji besi di Palur, Solo. 


"Habis kirim barang muatan biji besi di Palur. Dan dapat info dari temen-temen untuk menggelar demo menolak aturan ODOL," ujat Misbah. 


Saat pulang melintasi Boyolali, ia pun memilih berhenti dan bergabung untuk menyuarakan agat aturan ODOL dihapus. 


Namun, ketika jalur nasional itu hampir sebagian habis untuk parkir sejumlah kontainer yang berhenti masalah pun muncul. 

Jalan dari arah Solo menuju Semarang itu terlihat sempit. Sempat terjadi krodit dan kemacetan. 


Alhasi, petugas dari Satlantas Polres Boyolali pun meminta sopir kontainer melintasi jantung Kota Boyolali yang belum pernah terjadi. 


"Kita diminta bergeser untuk melanjutkan perjalan masuk tengah kota melintasi Tugu Susu Tumpah," ucap sopir kontainer lainnya. 


Jadilah, pemandangan tak biasa ini menjadi menarik perhatian masyarakat. Tak sedikit rajah jalanan ini diabadikan masyarakat ketika melintasi Tugu Susu Tumpah, Bundaran Patung Arjuna Wijaya hingga masuk ke pusat oleh-oleh Jalan Pandanaran, Boyolali. 


Sementara, menjelang tengah malam Satlantas Polres Boyolali memberikan pernyataan tidak akan menindak ODOL yang melintasi wilayah penghasil susu tersebut. 


Bahkan, surat pernyataan atas nama Kasat Lantas Polres Boyolali Susilo Eko Nurwardani, SH itu dibacakan seorang perwakilan sopir truk dan disaksikan ratusan rekannya terekam video hingga viral. 


Dimana, poin surat pernyataan itu berbunyi "Saya mewakili Resort Boyolali nama Susilo Eko Nurwardani, SH, jabatan Kasat Lantas, NIPxxx dengan ini menyatakan terkait penindakan ODOL tidak akan dilakukan penindakan. Demikian surat pernyataan ini kami buat untuk dijadikan pedoman bersama".