UNGARAN — Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyerahkan bantuan Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) senilai Rp 3,5 miliar.
Bantuan bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) 2025, terdiri dari puluhan unit Alsintan dan APBN guna meningkatkan produksi padi
Diantaranya, kendaraan roda tiga 33 unit, cultivator 14 unit, mesin perajang tembakau tujuh unit bagi 21 gabungan kelompok tani (Gapoktan) di 13 kecamatan.
Selain itu, Ngesti Nugraha juga menyerahkan 21 unit alsintan dari APBN untuk meningkatkan produksi padi pada Agustus 2025.
"Bantuan Alsintan ini sangat membantu para petani, terkhusus bagi petani tembakau," ungkap Ngesti Nugraha, Senin 25 Agustus 2025.
Selain petani tembakau yang mendapatkan bantuan, ada juga petani sayuran dan buah.
Khusus bagi petani tembakau, bantuan Alsintan berupa alat baru perajang tembakau.
"Nanti akan ada pelatihan khusus terkait alat bantuan tersebut. Tak hanya kursus pelatihan alamnya, ada juga pelatihan cara menanam tembakau yang benar," terangnya.
Bantuan ini, diakui Ngesti Nugraha, guna mendukung program swasembada pangan nasional dengan menargetkan peningkatan luas tambah tanam (LTT) dan peningkatan produksi padi.