Logo Logo
About Us

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam.

Read More

Address: 301 The Greenhouse London,
E2 8DY UK

Phone: 820-885-3321

Email: support@domain.com

Bocah 8 Tahun di Bancak Tenggelam di Embung Saat Cari Ikan

Menunjukkan : Seorang pria menunjukkan lokasi embung tempat AA bocah 8 tahun warga Desa Pucung
Kecamatan Bancak
Kabupaten Semarang yang tenggelam saat hendak mencari ikan. Foto : ist/ Erna Yunus Basri

UNGARAN — Bocah berusia 8 tahun berinisal AA warga Desa Pucung, Kecamatan Bancak, Kabupaten Semarang, tenggelam di sebuah Embung Penampungan Air Hujan (PAH). Korban ditemukan telah meninggal di embung PAH yang masuk wilayah Dusun Krajan III, Desa Pucung. 


Kejadian ini menggemparkan warga sekitar Embung PAH. Polisi pun mendatangi lokasi tenggelamnya AA. Sejumlah saksi dimintai keterangannya. 


Pihak keluarga korban menolak dillakukan autopsi, dan jenazah langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. 


Kapolres Semarang AKBP Ratna Quratul Ainy, S.I.K., M.Si., mengatakan, peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar pukul 14.30 WIB, Kamis 9 Oktober 2025, petang. Saat itu, korban bersama empat temannya tengah bermain di sekitar embung.


"Saat sebelum kejadian, korban bersama empat temannya tengah bermain di sekitar embung mencari ikan," ungkap Kapolres, dalam keterangan tertulisnya, Jum'at 10 Oktober 2025. 


Ditambahkan Kapolsek Bringin AKP Sudaryono SH. MH., berdasarkan keterangan saksi, korban turun mendekati permukaan air dengan maksud menyerok ikan. Saat itu, korban telah diingatkan oleh teman-temannya untuk tidak turun ke bawah.


"Karena dinding embung dilapisi membran penahan air yang licin dan dalam kondisi kontur tanah miring, korban terpeleset dan jatuh ke dalam air," ungkap AKP Sudaryono. 

Melihat korban tercebur ke embung, teman-temannya panik berusaha menolong tetapi tidak berhasil karena kedalaman air sekutar 3 Meter. Mereka kemudian meminta pertolongan warga sekitar.


Salah satu warga, Dikey (30) yang berada di sekitar lokasi menuturkan mencoba membantu dengan masuk ke dalam air, namun korban belum berhasil ditemukan. 


"Mendengar teriakkan temen-temen korban, saya turun ke embung. Sekitar pukul 15.30 WIB, korban akhirnya ditemukan di dasar embung dalam kondisi sudah tidak bernyawa," tandasnya. 


Personel Polsek Bringin yang datang beserta tim medis Puskesmas Bancak Widyawati Amd., langsung melakuman pemeriksaan medis. 


Dari pemeriksaan awal diduga korban meninggal dunia akibat tenggelam, tanpa ditemukan tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan. Korban diperkirakan meninggal karena terjatuh ke dalam embung dan tenggelam. 


Kapolsek mengimbau kepada masyarakat, khususnya orang tua, agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak saat bermain di area berisiko tinggi seperti embung, kolam penampungan, maupun aliran sungai.

Media Sosial

Facebook
Twitter
Instagram
Youtube