Logo Logo
About Us

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam.

Read More

Address: 301 The Greenhouse London,
E2 8DY UK

Phone: 820-885-3321

Email: support@domain.com

79 Relawan PMI Semarang Diterjunkan Tangani Banjir Genuk–Gayamsari, Layanan Dapur Umum Siaga 24 Jam

Relawan PMI Kota Semarang terjunkan 79 relawan bantu korban banjir. (Dok PMI Kota Semarang)

SEMARANG — Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Semarang melalui Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) melaporkan rangkaian kegiatan penanggulangan banjir yang terjadi di wilayah Genuk dan Gayamsari selama lebih dari sepekan terakhir.


Dalam laporan akhir yang diterima, terdapat sedikitnya lima layanan utama yang diberikan PMI bagi warga terdampak, meliputi asesmen, evakuasi, distribusi logistik, pengungsian, serta layanan dapur umum.


Kepala Bidang Penanggulangan Bencana PMI Kota Semarang, M. Abdul Rafi, menjelaskan bahwa terdapat 79 personel relawan yang terlibat dalam aksi kemanusiaan ini.


“Setiap hari ada sekitar 15 hingga 22 relawan yang bertugas secara bergantian. Kegiatan dimulai pukul 08.00 dengan briefing dan pembagian tugas, lalu dilanjutkan pelayanan hingga pukul 17.00 untuk monitoring dan evaluasi,” ujarnya, Selasa 4 November 2025.


Evakuasi Warga di Genuk dan Gayamsari


Di Kecamatan Genuk, tim PMI mengevakuasi warga Kelurahan Muktiharjo Lor yang dirujuk ke RSUP dr. Kariadi. Di Kelurahan Gebangsari, satu keluarga terdiri dari dua balita, dua lansia, dan dua orang dewasa turut dievakuasi.


Selain itu, PMI juga membantu evakuasi jenazah serta petugas kesehatan di Trimulyo, dan empat mahasiswa yang terisolir di Genuksari.


Sementara di Kecamatan Gayamsari, relawan PMI mengevakuasi warga Kelurahan Sawah Besar dalam kondisi kritis. Di Muktiharjo Kidul, Kecamatan Pedurungan, evakuasi dilakukan terhadap seorang ibu hamil dan seorang anak yang mengalami cedera kaki.


PMI Kota Semarang juga menyalurkan berbagai bantuan logistik ke sejumlah wilayah terdampak.


Di Kantor Kecamatan Gayamsari, bantuan yang dikirim meliputi 50 kilogram beras, 10 kardus mi instan, dua peti telur ayam, 20 ikat sayur sawi hijau, 10 kilogram labu siam, dan lima papan tempe.


Untuk Kelurahan Sawah Besar, distribusi mencakup 135 kilogram beras, 27 kardus mi instan, satu peti telur ayam, sayur-sayuran segar, gula 34 kilogram, teh celup 34 pak, serta 27,2 liter minyak goreng.

Sedangkan di Muktiharjo Kidul Pedurungan, bantuan terdiri atas 300 kilogram beras, 21 kardus mi instan, tiga peti telur, 30 kilogram gula, 30 pak teh celup, lima papan tempe, serta berbagai sayuran seperti kentang, kubis, sawi putih, dan wortel.


Rafi menambahkan, meskipun layanan lapangan aktif hingga sore, namun pelayanan posko PMI tetap berjalan 24 jam melalui panggilan darurat.


“Warga bisa menghubungi posko PMI kapan pun jika membutuhkan bantuan langsung,” tegasnya.


Ia juga menyebut, masyarakat setempat turut dilibatkan dalam aktivitas dapur umum, sementara koordinasi lapangan dilakukan melalui camat, lurah, RW, hingga RT untuk memastikan informasi tersampaikan dengan baik.


Saat ini, satu dapur umum di Kecamatan Gayamsari masih beroperasi hingga dua hari ke depan dengan dukungan 10 hingga 15 relawan PMI setiap hari.


PMI bersama Universitas Semarang (USM) juga mengelola dapur umum dengan tambahan logistik berupa wortel, daun bawang, tempe, dan tahu.


Di wilayah Genuk, bantuan dikirim ke Kelurahan Trimulyo dan Bangetayu Wetan masing-masing berupa beras, telur, dan mi instan. Sementara di Terboyo Kulon, PMI bersama RSI Sultan Agung mendirikan dapur umum untuk melayani warga terdampak.


Selain titik-titik utama tersebut, PMI juga mendukung dapur umum mandiri yang diinisiasi masyarakat setempat.

79 Relawan Diterjunkan Setiap Hari


Bantuan Tambahan untuk Pengungsian


Selain logistik makanan, PMI juga menyalurkan bantuan sesuai kebutuhan, seperti air minum dalam kemasan (AMDK), paket baby kit, matras dari Kemensos, dan pakaian layak pakai.


Bantuan tersebut disalurkan ke pengungsian di Muktiharjo Kidul, Tlogosari Kulon, hingga Trimulyo Genuk.