Logo Logo
About Us

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam.

Read More

Address: 301 The Greenhouse London,
E2 8DY UK

Phone: 820-885-3321

Email: support@domain.com

200 Tunanetra Ikuti Jambore Al-Quran Braille Nasional 2025 di Semarang

BRAILE - Wakil Walikota Semarang Iswar Aminuddin dan pembina Mata Semarang Zaenal Petir membuka Jambore Alquran Braille Nasional 2025 di Gedung Madinah
Kompleks Islamic Centre Manyaran Semarang
Sabtu 8 November 2025. (umda/diswayjateng.com)

SEMARANG — 200 peserta tunanetra dari berbagai daerah di Indonesia mengikuti Jambore Al-Qur’an Braille Nasional 2025 yang digelar di Gedung Madinah, Kompleks Islamic Centre Manyaran, Jalan Abdul Rahman Saleh, Semarang, Sabtu 8 November 2025.


Wakil Wali Kota Semarang Iswar Aminuddin dalam sambutannya mengaku bangga Kota Semarang menjadi tuan rumah kegiatan yang diselenggarakan komunitas Sahabat Mata tersebut.


“Ini menjadi kebahagiaan bagi Kota Semarang karena sahabat-sahabat kita penyandang tunanetra bisa mengagendakan acara nasional ini di Semarang" kata Iswar


Dia berharap, Jambore ini bisa berlangsung dengan lancar hingga selesai


"Kami berharap Jambore Al-Qur’an Braille dapat menumbuhkan semangat dan keyakinan bahwa para tunanetra juga memiliki kesempatan yang sama untuk berkarya dan beribadah,” ujar Iswar.


Ia mengapresiasi peran Zaenal Petir, pembina komunitas Sahabat Mata, yang dinilainya sangat berkontribusi dalam pemberdayaan penyandang disabilitas di Kota Semarang.


“Perannya luar biasa. Tidak hanya bermanfaat bagi komunitasnya, tetapi juga bagi masyarakat luas,” imbuh Iswar.


Iswar juga mengakui masih banyak pekerjaan rumah bagi Pemkot Semarang untuk meningkatkan fasilitas bagi penyandang disabilitas, terutama tunanetra.


“Mudah-mudahan dalam waktu dekat seluruh kantor di lingkungan Pemkot Semarang bisa lebih ramah disabilitas, termasuk bagi teman-teman tunanetra,” ucapnya.

Sementara itu, Pembina Sahabat Mata sekaligus penasehat Ikatan Tuna Netra Indonesia ( ITMI) Kota Semarang, Zaenal Petir, menyampaikan rasa syukurnya atas terselenggaranya kegiatan tersebut.


“Alhamdulillah, acara berjalan lancar berkat dukungan banyak pihak, terutama Pemkot Semarang dan Kanwil Kementerian Agama Jawa Tengah yang telah memfasilitasi kegiatan ini,” katanya.


Zaenal Petir menyebut bahwa Jambore Al-Qur’an Braille merupakan kegiatan nasional yang unik karena satu-satunya diselenggarakan di Semarang.


“Terima kasih kepada Pemkot Semarang yang telah memberi perhatian besar pada kegiatan ini. Sungguh disayangkan, acara sebesar ini belum mendapat dukungan dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah,” ungkapnya.


Ia berharap kegiatan tersebut dapat menumbuhkan semangat peserta untuk terus membaca dan memahami isi Al-Qur’an.


“Semoga para peserta semakin termotivasi untuk membaca, memahami, dan mengamalkan ajaran Al-Qur’an,” ujarnya.


Ketua panitia, Andi Setiono, menambahkan, kegiatan diikuti sekitar 200 peserta dari berbagai daerah, antara lain Bukittinggi, Riau, Pekanbaru, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, DIY, Banjarmasin, dan Kalimantan Selatan.


Menurutnya, jambore ini juga menjadi ajang silaturahmi antar penyandang tunanetra serta wadah berbagi semangat dalam mempelajari Al-Qur’an Braille.


“Meski dengan keterbatasan, para peserta menunjukkan semangat luar biasa untuk membaca dan memahami Al-Qur’an. Bersama-sama, mereka saling menguatkan agar tidak menyerah dalam menuntut ilmu agama,” tuturnya.

Media Sosial

Facebook
Twitter
Instagram
Youtube