Logo Logo
About Us

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam.

Read More

Address: 301 The Greenhouse London,
E2 8DY UK

Phone: 820-885-3321

Email: support@domain.com

1.000 Keluarga di Jateng Disambungi Listrik Gratis

TERANG - Suasana rumah warga Desa Sidokumpul Kecamatan Guntur
Demak yang mendapat sambungan listrik gratis dari Pemprov Jateng. (dok.)

DEMAK — Malam di rumah Reni Handayani dulu selalu dihantui rasa waswas. Bukan karena suara jangkrik atau gelapnya pekarangan, melainkan karena listrik 450 VA yang ia bagi bersama rumah tetangga kerap anjlok mendadak.


“Kalau anak belajar di malam hari sering mati lampu karena nggak kuat. Yang satu masih SD, yang satu balita. Kasihan kalau pas lagi serius malah gelap,” tutur warga Desa Sidokumpul, Kecamatan Guntur, itu.


Namun kini, suasana rumah Reni berbeda. Lampu menyala terang tanpa takut tiba-tiba padam. Wajan di dapur bisa menyala bersamaan dengan charger ponsel dan kipas angin tanpa perlu hitung-hitungan daya.


“Sekarang sudah nggak mati-mati lagi. Anak bisa belajar dengan nyaman,” ucapnya lega.


Tak hanya Reni, cerita serupa datang dari Rohyati. Selama ini ia menyalur listrik dari rumah mertuanya karena suaminya yang merantau belum mampu membayar biaya pemasangan.


“Mau pasang sendiri belum ada uang. Sekarang alhamdulillah bisa masak dan mutar lagu pakai listrik sendiri,” katanya sambil tertawa kecil.


Munif Muhtadi, penerima manfaat lainnya, bahkan harus bergiliran memasak dengan ibunya agar listrik tidak turun.


“Kalau mau nyalakan kompor listrik harus gantian. Sekarang sudah lega,” ujarnya.


Bukan sekadar sambungan kabel

Ketenangan seperti yang dirasakan Reni maupun Rohyati kini juga dinikmati 1.000 keluarga lain di Jawa Tengah.


Pemerintah Provinsi Jateng resmi merampungkan penyaluran 1.000 sambungan listrik gratis bagi warga kurang mampu sepanjang 2025.


Kepala Dinas ESDM Jateng, Agus Sugiharto, mengatakan program senilai Rp1,225 miliar dari APBD ini merupakan bagian dari upaya pengentasan kemiskinan.


“Selain menerangi rumah warga, kami berharap listrik ini bisa membangkitkan kegiatan ekonomi mereka,” ujarnya.


Pemprov Jateng tak berhenti di angka 1.000. Tahun ini, sebanyak 248 sambungan tambahan sudah disiapkan melalui CSR, dan pengajuan dukungan dari APBN tengah berjalan.


Agus menyebut program ini sejalan dengan Asta Cita kedua Pemprov Jateng: ketahanan energi, pangan, dan air.


Listrik gratis mungkin terdengar sepele bagi sebagian orang. Tapi bagi Reni, Rohyati, Munif, dan ratusan keluarga lain, itu adalah perbedaan antara malam yang penuh kekhawatiran dan malam yang penuh harapan.


Karena kadang, cahaya bukan sekadar terang melainkan kesempatan untuk hidup lebih layak.

Media Sosial

Facebook
Twitter
Instagram
Youtube