Kebumen — Sejak diluncurkan pada 8 Agustus 2025, program Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digagas oleh Polres Kebumen telah mencatat penjualan beras hingga 176 ton. Program ini dikelola oleh Primkopol Polres Kebumen dan disambut antusias oleh masyarakat dari berbagai wilayah.
Dengan harga yang lebih rendah dibandingkan pasar, beras GPM dijual seharga Rp12.000 per kilogram, dan bisa diakses melalui seluruh jajaran Polsek di Kabupaten Kebumen.
"Beras ini kami jual seharga Rp12.000 per kilogram. Harganya cukup bersaing dengan pasar di wilayah Kebumen. Seluruh masyarakat bisa membelinya melalui Polsek terdekat," kata Kapolres Kebumen, AKBP Eka Baasith Syamsuri, Rabu (27/08/2025).
Dari stok awal sebanyak 200 ton, kini hanya tersisa 24 ton. Pihak Polres terus mendorong masyarakat untuk memanfaatkan kesempatan ini, karena stok terbatas dan permintaan terus meningkat.
Distribusi beras murah dilakukan secara menyeluruh melalui Polsek di 26 kecamatan, dibantu oleh personel Bhabinkamtibmas serta jajaran Polres Kebumen. Model distribusi ini dinilai efektif karena menjangkau wilayah hingga pelosok desa, tanpa mengharuskan warga datang ke pusat kota atau pasar tertentu.
"Program ini adalah bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat. Kami ingin hadir bukan hanya dalam hal keamanan, tapi juga dalam menjaga stabilitas pangan," tambah Kapolres.