Logo Logo
About Us

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam.

Read More

Address: 301 The Greenhouse London,
E2 8DY UK

Phone: 820-885-3321

Email: support@domain.com

Pohon Akasia Tumbang di Sruweng Timpa Mobil, Lalu Lintas Sempat Tersendat

Pohon akasia tumbanh di Sruweng Kebumen menimpa sebuah mobil dan sempat menutup akses jalan Sruweng Kebumen. (Polres Kebumen)

Kebumen — Hujan deras disertai angin kencang mengakibatkan pohon akasia tumbang di Sruweng, Kabupaten Kebumen, Selasa (21/10/2025) sore. Pohon besar berdiameter dua meter itu menimpa mobil Mitsubishi L300 bernomor polisi AA-8841-DJ yang tengah melintas di Jalan Raya Sruweng–Kebumen, tepat di depan RS PKU Muhammadiyah Sruweng.


Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa pohon akasia tumbang di Sruweng tersebut. Pengemudi mobil, Miftakhusurur (37), warga Desa Kedawung, Pejagoan, hanya mengalami syok ringan. Namun, kendaraan yang dikemudikannya mengalami kerusakan parah di bagian kaca depan.


Kapolres Kebumen, AKBP Eka Baasith Syamsuri, melalui Wakapolres Kompol Faris Budiman, menjelaskan bahwa insiden pohon akasia tumbang di Sruweng terjadi sekitar pukul 16.00 WIB, ketika angin kencang menggoyang pepohonan di sekitar lokasi.


"Pohon tumbang secara tiba-tiba dan menimpa mobil yang sedang melintas. Tidak ada korban jiwa. Petugas langsung melakukan evakuasi agar arus lalu lintas segera pulih," kata Kompol Faris Budiman, Rabu 22 Oktober 2025.


Setelah mendapat laporan, Kapolsek Sruweng AKP Mardi bersama sejumlah personel segera menuju lokasi. Tim gabungan dari BPBD Kebumen, Damkar, DLHKP, PMI, dan aparat Kecamatan Sruweng ikut membantu memotong batang pohon yang melintang di jalan raya.

Arus lalu lintas di jalur utama Sruweng–Kebumen sempat tersendat sekitar 90 menit akibat pohon akasia tumbang di Sruweng tersebut. Sekitar pukul 17.30 WIB, jalur kembali bisa dilalui kendaraan setelah seluruh material pohon berhasil dievakuasi.


Menurut Kapolsek Sruweng AKP Mardi, kondisi tanah yang labil akibat curah hujan tinggi menjadi faktor utama pohon akasia tumbang di Sruweng.


"Kami imbau warga agar tetap waspada, terutama di kawasan jalan yang dipenuhi pepohonan besar. Cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi dalam beberapa hari ke depan," ujarnya.


Dua saksi mata di lokasi kejadian, Mibasir (40), karyawan PKU Muhammadiyah, dan Bambang Supriaji (57), pegawai negeri sipil, mengaku melihat pohon akasia tumbang di Sruweng secara tiba-tiba ketika lalu lintas sedang ramai. Mereka sempat membantu mengatur kendaraan agar tidak terjadi tabrakan beruntun.

Media Sosial

Facebook
Twitter
Instagram
Youtube