Kebumen — Pemkab Kebumen melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Disperindag KUKM) memastikan seluruh pedagang kaki lima (PKL) Alun-Alun Pancasila sudah dipindahkan ke Pusat Kuliner Kapal Mendoan.
Kepala Disperindag KUKM Kabupaten Kebumen, Haryono Wahyudi menyatakan, bahwa penataan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam menciptakan lingkungan berjualan yang lebih tertib, bersih, dan layak.
"Seluruh PKL dari alun-alun sudah tertampung di Kapal Mendoan. Total ada 196 pedagang yang terbagi dalam dua sesi, yakni pagi dan sore," jelas Haryono, Selasa 9 September 2025.
Dari data yang disampaikan, rincian penempatan para PKL adalah sebanyak 76 pedagang pagi menempati lantai bawah, 42 pedagang sore di lantai atas, dan 78 pedagang sore lainnya juga berada di lantai bawah.
Pedagang pagi mulai berjualan sejak pagi hari hingga pukul 14.00 WIB. Setelah itu, terdapat jeda selama satu jam, sebagai masa transisi sebelum pedagang sore mulai membuka lapaknya pada pukul 15.00 WIB.
"Jeda satu jam itu digunakan untuk proses pergantian agar tidak terjadi tumpang tindih antara dua kelompok pedagang. Tentu pedagang sore sudah bisa bersiap-siap pada waktu tersebut," ujar Haryono.
Penempatan lokasi kios dilakukan secara transparan melalui sistem pengundian yang melibatkan langsung para pedagang.
"Tidak ada pengaturan khusus atau intervensi soal lokasi. Semuanya dilakukan secara adil melalui undian," tegasnya.
Setiap pedagang yang menempati Kapal Mendoan telah menandatangani surat perjanjian sewa atas barang milik daerah, yakni kios yang mereka tempati. Perjanjian ini berlaku selama satu tahun dan ditandatangani oleh Kepala Disperindag KUKM dan pedagang yang bersangkutan.
Adapun biaya retribusi sewa kios hanya sebesar Rp3.750 per hari, angka yang dinilai sangat terjangkau untuk fasilitas yang disediakan. Haryono juga menekankan bahwa pihaknya selalu membuka ruang dialog bagi para pedagang.
"Disperindag KUKM selalu siap menampung aspirasi masyarakat, selama masih dalam lingkup kewenangan kami. Prinsip kami, semua dilakukan untuk kesejahteraan bersama," tutupnya.