Purbalingga — Pada September 2025 ini, permintaan gas melon di Kabupaten Purbalingga meningkat. Momen libur panjang akhir pekan pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW kemarin disinyalir menjadi pemicu peningkatan permintaan gas elpiji 3kg tersebut.
Koordinator Daerah Agen Elpiji 3 Kilogram Kabupaten Purbalingga DPC Hiswana Migas Banyumas, Hendi, menjelaskan hal ini Rabu, 17 September 2025, di ruang kerjanya.
Dijelaskan Hendi, permintaan elpiji 3 kilogram ada kenaikan saat perayaan Maulid Nabi. Pasalnya, masyarakat banyak menggelar acara pada momen tersebut.
''Seperti acara keagamaan atau berkumpul keluarga, sehingga konsumsi meningkat," jelasnya.
Pertamina telah memitigasi melalui pelaksanaan penyaluran pasokan fakultatif untuk menghadapi kenaikan permintaan. Yakni, sebagai tambahan penyaluran di luar penyaluran reguler.
"Pasokan fakultatif untuk memenuhi kebutuhan yang meningkat, terutama saat libur panjang Maulid Nabi ini," tambahnya seperti dilansir dari Radarbanyumas.disway.id.
Dia menyebutkan, Pertamina menyalurkan pasokan fakuktatif sebesar dua persen dari alokasi bulanan. Yakni, sebanyak 16.214 tabung.
Pada bulan September 2025 ini, lanjut Hendi, pasokan elpiji 3 kilogram di Kabupaten Purbalingga sebanyak 810.680 tabung atau 31.180 tabung per hari.
"Di Kabupaten Purbalingga ada 19 agen, serta 2.097 pangkalan elpiji 3 kilogram," jelasnya.
Hendi juga memastikan selama September 2025 ini stok elpiji 3 kilogram dalam kondisi aman tercukupi. Pertamina siap menambah pasokan lagi jika dibutuhkan.
Hal itu untuk memastikan ketersediaan elpiji 3 kilogram, yang cukup selama periode peningkatan permintaan.
Pihaknya juga memastikan akan melakukan koordinasi untuk memantau dan mempersiapkan langkah-langkah penambahan distribusi elpiji 3 kilogram, jika dibutuhkan.