Logo Logo
About Us

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam.

Read More

Address: 301 The Greenhouse London,
E2 8DY UK

Phone: 820-885-3321

Email: support@domain.com

Diikuti Ratusan Anggota Pramuka, Jambore Ranting Mandiraja 2025 Resmi Dibuka

Kegiatan Jambore Ranting (Jamran) Mandiraja Tahun 2025 resmi dibuka oleh Wakil Bupati Banjarnegara Wakhid Jumali. (Dok. Diskominfo Banjarnegara)

Banjarnegara — Kegiatan Jambore Ranting (Jamran) Mandiraja Tahun 2025 resmi dibuka oleh Wakil Bupati Banjarnegara, Wakhid Jumali dengan pemukulan gong dan penyematan tanda peserta di Lapangan Desa Simbang, Kecamatan Mandiraja, Kabupaten Banjarnegata Sabtu (30/08/2025).


Ketua Panitia, Eko Rudiono menyampaikan, bahwa Jambore Ranting Mandiraja 2025 diikuti oleh 130 regu Penggalang dari pangkalan SD/MI dan SMP/MTs se-Kecamatan Mandiraja. Kegiatan ini digelar selama tiga hari, dari 30 Agustus hingga 1 September 2025.


Setiap regu didampingi oleh pembina Pramuka yang berperan sebagai pendamping dan pimpinan kontingen. Eko menyebut bahwa kegiatan ini dirancang tidak hanya sebagai ajang pertemuan, tetapi juga wadah edukasi nilai-nilai kebangsaan, spiritualitas, dan kepedulian sosial.


"Jambore ini menjadi ruang bagi peserta untuk mengembangkan nilai Trisatya dan Dasa Darma, serta membentuk kepedulian terhadap sesama dan lingkungan hidup," ujar Eko.


Selama kegiatan jambore, peserta akan mengikuti berbagai kegiatan prestasi yang menantang, dikemas dalam bentuk permainan edukatif, simulasi kehidupan masyarakat, dan kerja sama tim. Tema besar yang diangkat tetap berakar pada semangat kolaboratif dan nasionalisme.


"Kami ingin Pramuka Penggalang tumbuh sebagai pribadi beriman, bertakwa, dan peduli lingkungan. Mereka adalah calon pemimpin masa depan," tutup Eko.


Wakil Bupati, Wakhid Jumali menekankan pentingnya kepramukaan sebagai sarana pendidikan nonformal yang berperan besar dalam membentuk karakter generasi muda. Ia menyebut bahwa Gerakan Pramuka bukan sekadar kegiatan luar ruang, tetapi sebuah proses pendidikan yang menyenangkan, teratur, dan berbasis nilai.


"Jambore ini bertujuan untuk meningkatkan kemandirian, kepemimpinan, keterampilan, serta memperkuat persatuan dan kesatuan para Pramuka Penggalang," ujar Wabup Wakhid di hadapan ratusan peserta.


Lebih jauh, ia menegaskan pentingnya membentuk generasi yang tangguh dan bermental kuat. Menurutnya, nilai-nilai yang terkandung dalam Trisatya dan Dasa Darma Pramuka harus menjadi pondasi utama dalam setiap kegiatan kepramukaan.


"Jangan sampai adik-adik menjadi generasi yang mudah putus asa, berwatak cengeng, dan bermental lemah. Pramuka harus tangguh dan siap jadi pemimpin," tegasnya.


Wakhid menjelaskan bahwa jambore penggalang adalah bentuk perkemahan besar edukatif yang menyatukan unsur rekreasi dan pembentukan karakter. Melalui interaksi langsung dengan alam, peserta diajak mengembangkan berbagai aspek: mental, fisik, intelektual, spiritual, dan sosial.


"Saya sangat bangga kepada Pramuka Kwartir Ranting Mandiraja yang telah berperan aktif membina generasi muda di Banjarnegara," ucapnya.


Ia juga berharap, pengalaman selama jambore dapat menjadi bekal berharga bagi para peserta untuk tampil sebagai pelopor dan agen perubahan, baik di lingkungan sekolah, gugus depan, maupun di masyarakat.

Media Sosial

Facebook
Twitter
Instagram
Youtube