Banjarnegara — Dalam semangat memperingati HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Kabupaten Banjarnegara menggelar Turnamen Badminton APINDO Cup 2025 di Jaskon Sport Center, Parakancanggah, Banjarnegara pada Sabtu (30/8/2025).
Turnamen ini menjadi momentum penting untuk memperkuat jejaring silaturahmi antara pengusaha, pekerja, serta pemerintah daerah.
Turnamen ini dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Banjarnegara, Indarto yang hadir mewakili Bupati Amalia Desiana. Ia didampingi oleh jajaran penting lainnya, antara lain Kepala Dinas Tenaga Kerja dan PMPTSP Banjarnegara, Kepala Satwasnaker Provinsi Jawa Tengah Wilayah Banyumas, serta Ketua APINDO Banjarnegara Roshid.
Tema 'Semangat Kemerdekaan, Smash Kebersamaan' dipilih sebagai refleksi dari semangat kolektif yang ingin dibangun antara pengusaha dan pekerja dalam suasana yang sportif dan inspiratif.
Sekda Banjarnegara, Indarto menyampaikan, bahwa apresiasi yang tinggi atas inisiatif APINDO menyelenggarakan kegiatan ini.
"Turnamen ini bukan sekadar lomba badminton. Ini adalah proses pembelajaran, bagaimana menghargai perjuangan, menerima kekalahan dengan lapang dada dan merayakan kemenangan dengan rendah hati," kata Indarto.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga keberlanjutan kegiatan seperti ini ke depan, dengan lingkup yang lebih luas. Pemerintah daerah, menurutnya, membuka ruang kolaborasi yang lebih besar antara organisasi pengusaha, pekerja dan pemerintah dalam membangun ekosistem kerja yang sehat dan harmonis.
Kehadiran berbagai pemangku kepentingan di pembukaan turnamen ini menjadi bukti nyata dari kuatnya sinergi yang terjalin antara pemerintah daerah, organisasi pengusaha, dan pekerja.
Pemukulan shuttlecock pertama secara simbolis oleh Sekda dan Ketua APINDO menjadi penanda dimulainya kompetisi sekaligus simbol dimulainya langkah bersama dalam memperkuat solidaritas sosial-ekonomi di tingkat lokal.
Ketua APINDO Banjarnegara, Roshid mengatakan, bahwa turnamen ini diikuti oleh berbagai perwakilan dari anggota APINDO dan kalangan pekerja di Banjarnegara. Tidak hanya bertanding, peserta juga diajak untuk menjalin komunikasi dan saling mengenal lintas sektor usaha.
"Selain sebagai ajang olahraga dan kompetisi, turnamen ini adalah ruang silaturahmi yang mempererat solidaritas antaranggota APINDO. Lebih dari itu, ini juga bentuk kontribusi kami dalam menyemarakkan perayaan kemerdekaan ke-80 Republik Indonesia," ujarnya.
Turnamen badminton ini bukanlah sekadar agenda tahunan biasa. Di balik smes dan servis yang dilancarkan para peserta, terkandung semangat untuk mengukuhkan nilai-nilai persatuan, kerja sama, dan sportivitas, nilai-nilai yang juga menjadi pilar dalam dunia usaha dan ketenagakerjaan yang sehat.
"Kami ingin menunjukkan bahwa pengusaha tidak hanya bicara soal bisnis, tapi juga komitmen terhadap semangat gotong royong dan membangun relasi positif dengan semua pihak," tandasnya.