Logo Logo
About Us

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam.

Read More

Address: 301 The Greenhouse London,
E2 8DY UK

Phone: 820-885-3321

Email: support@domain.com

Cahaya Surya Bantu Emak-Emak Banyumas Tingkatkan Produksi Tusuk Sate

Pemprov memberikan bantuan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di rumah sederhana di Desa Pajerukan
Kecamatan Kalibagor
Banyumas

Banyumas — BANYUMAS – Di sebuah rumah sederhana di Desa Pajerukan, Kecamatan Kalibagor, Banyumas, terdengar suara mesin serut bambu yang tak henti-henti.


Di dalamnya, sekelompok ibu rumah tangga tampak sibuk memotong, membelah, dan meruncingkan bilah bambu menjadi tusuk sate.


Mereka adalah anggota Kelompok Usaha Bersama (Kube) Mandiri Sejahtera, berjumlah sepuluh orang.


Kini, aktivitas mereka terasa lebih ringan sejak mendapat bantuan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.


Ketua Kube, Tutik Ariyani, mengaku bantuan itu sangat membantu produksi.


“Dulu semua dikerjakan manual, lama dan melelahkan. Sekarang mesin bisa jalan lancar karena ada listrik dari tenaga surya,” ujarnya, Kamis (8/11/2025).


Sebelumnya, mereka sempat mendapatkan bantuan mesin dari pemerintah, namun terkendala daya listrik.


“Ada dua mesin, tapi listriknya gak kuat, jadi dibagi di dua tempat,” kenang Tutik.


Sejak adanya PLTS, seluruh proses produksi bisa dilakukan di satu lokasi. Waktu kerja lebih efisien, hasilnya pun meningkat.


“Sekarang produksi lebih cepat dan banyak. Alhamdulillah, kualitasnya juga bagus,” imbuhnya.


Anggota kelompok lainnya, Sutijah, mengatakan kini mereka bisa memproduksi tusuk sate dua kali seminggu dengan biaya lebih hemat.

“Listriknya gratis dari matahari, jadi pengeluaran berkurang,” katanya sambil tersenyum.


Sementara Suparmi menambahkan, jumlah produksi meningkat pesat setelah mesin bisa beroperasi penuh.


“Kalau dulu seminggu paling 25 ribu tusuk, sekarang bisa lebih dari 100 ribu,” ujarnya bangga.


Peningkatan produksi itu tentu berdampak pada penghasilan para anggota.


“Sekarang hasilnya bisa buat tambahan kebutuhan rumah dan anak sekolah,” kata Suparmi.



Kepala Dinas ESDM Provinsi Jawa Tengah, Agus Sugiharto, menjelaskan bantuan PLTS ini sejalan dengan program Ngopeni Nglakoni Jateng untuk mendukung pengentasan kemiskinan ekstrem.


“Bantuan ini ditujukan untuk kelompok usaha kecil yang anggotanya masuk dalam DTKS. Pemerintah ingin mereka bisa mandiri secara energi,” jelasnya.


Agus menambahkan, Pemprov Jateng akan terus mengembangkan energi baru terbarukan agar semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya.


“Kami terus berinovasi di bidang energi bersih untuk mendukung kesejahteraan masyarakat,” tandasnya.


Kini, berkat energi matahari, para pengrajin tusuk sate di Pajerukan tak hanya menikmati listrik yang cukup, tapi juga melihat masa depan yang lebih cerah—secemerlang cahaya surya yang menyinari atap rumah produksi mereka.

Media Sosial

Facebook
Twitter
Instagram
Youtube