Logo Logo
About Us

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam.

Read More

Address: 301 The Greenhouse London,
E2 8DY UK

Phone: 820-885-3321

Email: support@domain.com

Wagub Jateng: Insentif Guru Agama Naik Jadi Rp300 Miliar pada 2026

Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin dalam Multaqo Sanawi Internasional ke-33 Hai’ah Ash Shofwah Al Malikiyyah di Pondok Pesantren Darussalam
Jatibarang
Brebes
Kamis (21/8/2025) foto : dok

Brebes — Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin), menegaskan komitmen Pemprov Jateng dalam upaya meningkatkan kesejahteraan guru agama. Pada 2026, anggaran insentif guru agama direncanakan naik dari Rp250 miliar menjadi Rp300 miliar.


Taj Yasin berjanji akan meningkatkan insentif bagi guru agama di Jawa Tengah.


“Insya Allah tahun 2026 akan kami tingkatkan insentif yang diberikan kepada guru agama dari Rp250 miliar menjadi Rp300 miliar" janji Tak Yasin .


Namun demikian, janji itu belum bisa terealisir karena perlu diwujudkan


"Ini belum final, maka di kesempatan ini kami sekaligus meminta doa dan mengajak semua pihak untuk bersama-sama mengawal,” kata Gus Yasin dalam Multaqo Sanawi Internasional ke-33 Hai’ah Ash Shofwah Al Malikiyyah di Pondok Pesantren Darussalam, Jatibarang, Brebes, Kamis (21/8/2025).


Selain insentif guru, Pemprov Jateng juga memperkuat program penghargaan bagi santri penghafal Al-Qur’an. “Hafiz-hafizah yang khatam akan kami beri hadiah Rp1 juta per anak saat wisuda. Semoga ini menjadi amal pemerintah kepada ulama dan para penghafal Al-Qur’an,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Gus Yasin menekankan pentingnya keteladanan adab di tengah masyarakat.


Menurutnya, banyak orang cerdas, namun yang benar-benar berilmu sekaligus rendah hati jumlahnya sedikit. Forum seperti multaqo, lanjutnya, menjadi contoh bagaimana masyarakat bisa duduk bersama dan menghormati ulama.


Pengasuh Pondok Pesantren Darussalam Brebes, KH Sholeh Basalamah, juga menyoroti peran pemikiran Abuya Al Malikiy yang berdakwah tidak hanya lewat tulisan, tetapi juga melalui gagasan yang matang sehingga mampu menyejukkan pikiran dan hati umat.


Multaqo tersebut dihadiri ulama dari berbagai daerah dan negara, menjadi momentum silaturahmi sekaligus penguatan peran pesantren dalam membentuk Indonesia yang baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur.


Sebelumnya, pada 2025 Pemprov Jateng telah menyalurkan insentif guru agama sebesar Rp250 miliar. Setiap guru, baik muslim maupun non-muslim, menerima Rp1,2 juta per tahun yang dicairkan tiga bulan sekali senilai Rp400 ribu.


Data Kanwil Kemenag Jateng mencatat, penerima insentif pada 2025 terdiri atas 225.187 guru agama Islam, 4.430 guru Kristen, 475 guru Katolik, 180 guru Hindu, 545 guru Buddha, dan 13 guru Konghucu.

Media Sosial

Facebook
Twitter
Instagram
Youtube