BATANG — Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PSTI) Kabupaten Batang boleh berbangga hati setelah tim putra dan putrinya berhasil mengamankan tiket ke Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah 2026.
Babak kualifikasi yang berlangsung di GOR Abirawa, Kabupaten Batang, menjadi ajang pembuktian semangat anak-anak muda Batang untuk bersaing dengan 31 kabupaten dan kota se-Jateng.
Dua nomor yang dipertandingkan hari ini adalah tim regu putra dan putri, disusul dengan nomor regu putra dan putri yang sama-sama menjadi primadona.
“Untuk nomor bergengsi itu tim regu, karena diisi 12 orang, sedangkan regu saja diisi lima orang,” jelas Sekretaris Umum PSTI Batang, Khurotul Aen, atau akrab disapa Kurin, Minggu 14 September 2025.
Dalam hasil akhir, tim regu putra Batang meraih posisi keempat, sementara tim regu putri bertengger di peringkat ketiga.
Kedua pencapaian itu memastikan Batang lolos ke Porprov Jateng 2026.
“Alhamdulillah, tim putra kita bisa finish di peringkat empat dan tim putri di peringkat tiga. Jadi semua nomor lolos ke Porprov,” ujar Kurin penuh syukur.
Kurin menambahkan, lolosnya Batang ke Porprov Jateng bukan sekadar partisipasi, melainkan upaya menorehkan sejarah baru.
Pada Porprov sebelumnya, Batang berhasil membawa pulang tiga medali perunggu, sebuah catatan pertama kali sepanjang sejarah sepak takraw Batang.
“Target kita sekarang meningkat. Kalau kemarin dapat tiga perunggu, kali ini targetnya satu medali perak dan empat medali perunggu,” ungkapnya.
Ia mengakui, medali emas masih terasa jauh, namun peningkatan prestasi secara bertahap adalah tujuan utama.
Mayoritas atlet takraw Batang berasal dari Kecamatan Bawang, yang selama ini menjadi lumbung bibit unggul olahraga tersebut.
Oleh karena itu, PSTI akan memfokuskan pelatihan intensif di wilayah itu agar para atlet bisa lebih siap menghadapi persaingan Porprov.
“Kebanyakan atlet inti kita dari Bawang, jadi setelah ini pelatihan akan kita intenskan di sana,” tambah Kurin.
Saat ini, Batang memiliki 24 atlet inti yang disiapkan khusus menghadapi Porprov Jateng 2026.
PSTI Batang berencana melakukan try out enam bulan sebelum Porprov dimulai.
Agenda ini dianggap penting untuk mengukur kesiapan tim sekaligus mengasah mental bertanding para atlet.
“Kita butuh uji coba melawan daerah lain supaya anak-anak terbiasa dengan tekanan pertandingan,” kata Kurin.