BATANG — Taekwondo Indonesia Kabupaten Batang kini resmi memiliki pengurus baru periode 2025-2030. Kiswandi dipercaya menahkodai organisasi ini dengan misi besar, yakni membawa Taekwondo Batang tampil lebih berprestasi di tingkat provinsi hingga nasional.
Dalam sambutannya, Kiswandi menegaskan fokus utama pengurus adalah menghadapi even terdekat yaitu Pra Porprov Jawa Tengah.
“Yang akan kita hadapi dalam waktu dekat adalah Pra Porprov Jateng di Semarang tanggal 21 November 2025. Target kita jelas, lolos dengan hasil terbaik,” ujar Kiswandi, Minggu 14 September 2025.
Ia menambahkan, ada banyak atlet muda Batang yang kini naik ke level senior, menggantikan para atlet purna.
“Kita sedang dalam masa transisi. Banyak atlet yang sebelumnya junior kini naik ke senior. Itu tantangan, tapi juga peluang,” imbuhnya.
Untuk mematangkan persiapan, Pengkab TI Batang segera menggelar pemusatan latihan khusus.
“Kami akan melakukan pemusatan pelatihan intensif. Harapan kami bisa meloloskan setidaknya empat atlet di Pra Porprov,” tegasnya.
Tak hanya itu, pengurus juga akan menggali potensi lokal dengan menggelar kejuaraan daerah.
“Kami siapkan Bupati Cup yang akan diberi nama Batang Clean Industrial City Taekwondo Cup 2025. Dari sana kita ingin muncul bibit-bibit baru,” terang Kiswandi.
Ambisi besar pun dipatok untuk Porprov Jawa Tengah yang akan digelar tahun depan.
“Target kita di Porprov Jateng 2026 adalah dua medali emas. Itu sudah menjadi tekad bersama,” ungkapnya penuh optimisme.
Dukungan moral dan semangat datang dari Bendahara Pengkab TI Jateng yang juga Danrem 071/Wijayakusuma Purwokerto, Kolonel Inf Luqman Hakim.
“Selamat untuk pengurus baru Taekwondo Batang periode 2025-2030. Saya berharap pembinaan di Batang semakin baik dan bisa menghasilkan atlet untuk Jateng, Indonesia, bahkan level internasional,” ujarnya.
Menurut Luqman, minat masyarakat terhadap taekwondo saat ini sangat tinggi.
“Di Kodam IV Diponegoro, kejuaraan terbuka baru dibuka pendaftaran saja pesertanya sudah mencapai 1.500. Ini bukti peminat taekwondo luar biasa,” ungkapnya.
Ia yakin Batang memiliki potensi besar yang tinggal diasah melalui pembinaan yang konsisten.
“Di bawah kepemimpinan Pak Kiswandi, saya yakin Batang bisa melahirkan banyak atlet berprestasi. Memang ada keterbatasan, tapi di situlah kerja keras pengurus baru diuji,” tambah Luqman.
Optimisme itu menjadi suntikan semangat bagi para atlet dan pelatih di Batang.
Dengan dukungan penuh dari pengurus provinsi, pengurus baru Taekwondo Batang berkomitmen menjaga kesinambungan prestasi sekaligus membuka jalan bagi regenerasi atlet.
Porprov Jateng 2025 akan menjadi ajang pembuktian pertama bagi pengurus baru di bawah komando Kiswandi.
Jika target dua emas tercapai, bukan tidak mungkin Batang akan menjadi salah satu lumbung atlet taekwondo terbaik di Jawa Tengah.