BATANG — Ajang perdana Batang Run 2025 sukses digelar di kawasan Pantai Sigandu, Kabupaten Batang. Lomba lari dengan kategori 5 kilometer dan 10 kilometer ini menghadirkan euforia luar biasa dengan lebih dari 1.200 peserta dari berbagai daerah.
Bupati Batang,M Faiz Kurniawan, yang ikut lari dalam acara ini, menyebut jumlah peserta benar-benar mengejutkan.
“Awalnya saya kira hanya sekitar seribu, ternyata hampir 1.500 orang. Ini artinya Batang Run mendapat sambutan luar biasa,” kata Faiz, Minggu 14 September 2025.
Menurutnya, kegiatan ini sejalan dengan visi Pemkab Batang untuk mengembangkan kawasan wisata pesisir Sigandu hingga Ujung Negoro.
“Kita ingin kawasan ini jadi destinasi utama. Trotoar, akses jalan, dan fasilitas publik akan kita tata supaya masyarakat bisa menikmati laut secara utuh,” jelas Faiz.
Namun Faiz tak menutup mata pada persoalan serius, yakni abrasi yang terus menggerus pesisir Batang.
“Penanganan abrasi butuh biaya triliunan rupiah, tidak mungkin ditangani kabupaten sendiri. Tapi Presiden Prabowo sudah menyiapkan konsep Giant Sea Wall dari Jakarta hingga Pantura, termasuk Batang,” bebernya.
Faiz menambahkan, Batang kini resmi masuk dalam Otorita Pantura, yang diharapkan dapat mempercepat pembangunan dan perlindungan wilayah pesisir.
“Komunikasi sudah kita lakukan dengan Kementerian PUPR dan Menko Infrastruktur. Harapannya Batang bisa jadi prioritas,” tegasnya.
Ketua Penyelenggara sekaligus Penjabat Sekda Kabupaten Batang, Sri Purwaningsih, mengaku kaget dengan antusiasme masyarakat.
“Awalnya kita targetkan hanya 750 peserta, tapi yang mendaftar online sudah 950 orang, sisanya daftar offline. Jadi benar-benar di luar ekspektasi,” ujarnya.
Sri menegaskan bahwa Batang Run 2025 tidak semata mengejar hadiah, melainkan promosi wisata pesisir.
“Semangat kita ingin mengenalkan potensi pariwisata Batang, khususnya pantai. Ke depan bisa meluas, bukan hanya pesisir tapi juga wisata lain. Apalagi komunitas lari di Batang sedang tumbuh subur,” tuturnya.
Ia bahkan menyelipkan guyonan ringan soal anak muda Batang yang hobi lari.
“Jangan salah sangka, mereka bukan lari dari kenyataan, tapi lari untuk kesehatan. Bahkan banyak yang rutin ikut event lari di luar daerah,” katanya sambil tertawa.
Dengan suksesnya Batang Run 2025, Pemkab Batang memastikan event ini akan menjadi agenda tahunan.
Selain sebagai ruang olahraga, ajang ini juga diarahkan untuk memperkuat sport tourism yang mampu mendongkrak kunjungan wisata dan ekonomi lokal.
“Kalau tahun pertama saja bisa sebanyak ini, ke depan potensinya jauh lebih besar. Batang Run harus jadi ikon baru wisata pesisir Batang,” pungkas Faiz.