Pemalang — Hasil pemeriksaan awal terhadap jasad pasangan suami istri, Muhammad Rosikhi atau Rosi (37) dan Romlah (34), yang ditemukan tewas di pinggir Kali Rambut, Desa Mereng, Kecamatan Warungpring, Kabupaten Pemalang, Minggu (10/8/2025) pagi, mengungkap sejumlah temuan mengejutkan.
Kasat Reskrim Polres Pemalang AKP Johan Widodo mengatakan, pemeriksaan dilakukan oleh dokter jaga RSUD dr. M. Ashari Pemalang. Hasilnya, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan secara fisik pada tubuh kedua korban.
“Dokter menyimpulkan bahwa kedua korban bersih, artinya tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan secara fisik,” kata Johan, Minggu sore (10/8/2025).
Namun, dari tubuh korban perempuan, ditemukan sejumlah tanda mencurigakan. “Dari mayat perempuan itu mengeluarkan buih atau busa dari mulut dan hidung, kemudian keluar kotoran dari dubur, dan juga cairan berupa air mani dari kemaluan si suami,” ungkap Johan.
Selain itu, posisi tangan kedua korban terlihat menggenggam erat. Menurut keterangan dokter, hal tersebut kemungkinan akibat menahan sakit sebelum meninggal. “Ciri khasnya menggenggam tangannya itu, kalau menurut pengantar dokter seperti menahan sakit,” ujarnya.
Polisi juga telah melakukan olah TKP dan mengamankan sejumlah barang bukti. Hingga kini, penyebab pasti kematian Rosi dan Romlah masih dalam penyelidikan Satreskrim Polres Pemalang.(*)