Logo Logo
About Us

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam.

Read More

Address: 301 The Greenhouse London,
E2 8DY UK

Phone: 820-885-3321

Email: support@domain.com

Gempa Guncang Batang Empat Rumah di Kecamatan Bawang Rusak

RUSAK - Dampak gempa di Kecamatan Bawang
menyebabkan rumah-rumah warga rusak. (bpbd kabupaten batang for disway jateng)

BATANG — Guncangan gempa bumi berkekuatan magnitudo 3,4 mengguncang wilayah Kecamatan Bawang Kabupaten Batang, Jumat 31 Oktober 2025 sore, sekitar pukul 15.51 WIB.


Getaran gempa dirasakan cukup kuat oleh warga Desa Jambangan, khususnya di Dusun Madukara.


Meski tergolong lemah secara skala BMKG, gempa dangkal dengan kedalaman 10 kilometer itu cukup untuk merusak beberapa rumah warga.


Menurut laporan resmi Situation Report (SITREP) dari BPBD Kabupaten Batang, sedikitnya empat rumah mengalami kerusakan dengan tingkat ringan hingga sedang.


“Gempa terjadi di koordinat 7.11 LS dan 109.92 BT, sekitar 28 kilometer timur laut Wonosobo, Jawa Tengah,” kata Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Batang, Mohammad Fajeri, dalam laporan resminya, Jumat malam 31 Oktober 2025.


Empat rumah terdampak milik warga Dusun Madukara, RT 12 RW 03 Desa Jambangan Kecamatan Bawang.


Rumah-rumah itu masing-masing milik Busro dan Suroto yang mengalami rusak ringan, serta Junaidi dan Suali dengan kerusakan sedang.


“Tim Reaksi Cepat BPBD Batang langsung meluncur ke lokasi begitu laporan diterima,” jelas Fajeri.


BPBD bersama Polsek dan Koramil Bawang, perangkat Desa Jambangan, dan warga setempat melakukan assessment lapangan untuk mendata tingkat kerusakan dan memastikan tidak ada korban jiwa.


“Koordinasi lintas sektor sudah dilakukan. Saat ini petugas gabungan masih di lapangan untuk memastikan kondisi aman,” tambahnya.


Meskipun belum ada laporan korban luka atau meninggal, warga sempat panik saat getaran terjadi.

Sebagian warga berhamburan keluar rumah, khawatir akan terjadi gempa susulan.


“Kami langsung keluar rumah karena genteng bergetar dan dinding seperti berderak,” kata Suali, salah satu warga yang rumahnya rusak sedang.


Ia bersyukur tak ada anggota keluarganya yang terluka.


Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Batang (Kalaksa) melalui tim Pusdalops menyebutkan bahwa proses assessment masih berlangsung hingga Jumat malam.


Petugas gabungan masih berada di lokasi untuk memastikan kondisi bangunan dan memberikan bantuan darurat bagi warga terdampak.


Fajeri menegaskan, BPBD Batang terus siaga menghadapi potensi bencana, terutama di wilayah rawan gempa dan tanah longsor seperti Kecamatan Bawang.


“Kami imbau masyarakat tetap tenang, waspada, dan segera melapor ke BPBD jika ada kerusakan atau tanda-tanda bahaya lainnya,” ujarnya.


Gempa yang berpusat di daratan ini tidak menimbulkan potensi tsunami, namun BPBD tetap menyiagakan posko darurat dan jalur komunikasi cepat.


“Setiap laporan dari warga kami tanggapi segera. Prinsip kami, Salam Tangguh, Salam Kemanusiaan, Siap untuk Selamat,” tutup Fajeri.


Warga pun diminta tetap berhati-hati dan menghindari bangunan retak hingga hasil pemeriksaan selesai.


Petugas masih memantau perkembangan di lapangan, sementara data kerusakan bisa berubah sewaktu-waktu sesuai hasil akhir penilaian.

Media Sosial

Facebook
Twitter
Instagram
Youtube