Logo Logo
About Us

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam.

Read More

Address: 301 The Greenhouse London,
E2 8DY UK

Phone: 820-885-3321

Email: support@domain.com

Update Terbaru, 2.378 Rumah di 28 Desa Terdampak Banjir Grobogan

Personel Polsek Purwodadi turut mengevakuasi warga terdampak banjir bersama tim BPBD Grobogan. (Dok. BPBD Grobogan)

GROBOGAN — Banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah telah menggenangi ribuan rumah warga. Berdasar laporan BPBD Kabupaten Grobogan ada sebanyak 2.378 rumah warga yang terdampak banjir, tersebar di 28 desa dari 14 kecamatan.


”Hingga Sabtu malam kemarin, banjir telah surut di hampir semua wilayah. Hanya beberapa titik seperti Desa Cingkrong dan Desa Pengkol yang masih ada genangan baik di jalan dan beberapa rumah warga,” jelas Kepala Pelaksana BPBD Grobogan, Wahyu Tri Darmawanto, Minggu (26/10/2025).


Wahyu menambahkan, selain menggenangi rumah warga, banjir juga berdampak terhadap 285 hektare lahan pertanian. Sedangkan penyebab banjir karena curah hujan tinggi di beberapa hari terakhir, sehingga membuat Sungai Serang dan Lusi meluap dan tidak mampu ditampung oleh saluran irigasi


”Dua titik tanggul juga dilaporkan jebol. Keduanya, di Desa Rowosari, Kecamatan Gubug, dan Desa Anggaswangi, Kecamatan Godong. Hingga kini masih ditangani,” lanjutnya.


Wahyu menyebutkan, pihaknya telah melalukan asesmen dan mendistribusikan bantuan logistik ke sejumlah wilayah terdampak, antara lain Desa Cingkrong dan Katong di Kecamatan Toroh, serta Winong, Toko, dan Karangpaing di Kecamatan Penawangan.


”Petugas juga mengevakuasi warga yang butuh perawatan medis menggunakan perahu di Dusun Karangmanis, Desa Cingkrong,” tambahnya.


Sementara itu, berdasarkan pantauan hingga Sabtu malam, elevasi air beberapa titik pengamatan menunjukkan tren menurun. Di Pos Menduran, tinggi muka air Sungai Lusi tercatat 8,74 meter, menurun dibandingkan hari sebelumnya. Debit aliran di Bendung Sedadi juga turun menjadi 36,40 meter kubik per detik.

Media Sosial

Facebook
Twitter
Instagram
Youtube