Logo Logo
About Us

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam.

Read More

Address: 301 The Greenhouse London,
E2 8DY UK

Phone: 820-885-3321

Email: support@domain.com

Unjuk Rasa di Jepara Berakhir Anarkis, Patroli Gabungan Waspadai Gerakan Pengacau

Patroli skala besar Polres Jepara amankan obyek vital dan cipta kondisi Kamtibmas.

JEPARA — Polres Jepara terus waspada dengan melakukan patroli skala besar ciptakan kondisi antisipasi gangguan Kamtibmas di wilayah Bumi Kartini Jepara. Patroli gabungan ini menyasar sejumlah obyek vital dan pusat keramaian di wilayah Jepara.

 

Patroli gabungan melibatkan personel Polres Jepara, Brimob, TNI dan Satpol PP. Langkah ini sebagai upaya responsif menyikapi situasi terkini, termasuk meningkatnya dinamika sosial serta potensi kerawanan keamanan di beberapa wilayah.

 

Agenda ini dilakukan aparat gabungan usai bentrok massa hingga menjarah dan membakar gedung DPRD Jepara pada Minggu (31/8/2025) dini hari. Patroli skala besar menjadi bagian dari upaya pencegahan.

 

“Patroli skala besar ini kami lakukan untuk memastikan situasi kamtibmas di Jepara tetap aman dan kondusif, terutama di lokasi-lokasi vital yang menjadi pusat aktivitas masyarakat,” ucap Kapolres Jepara AKBP Erick Budi Santoso melalui Kasihumas AKP Dwi Prayitna pada Minggu malam (31/8/2025).

 

Menurut Dwi, patroli skala besar sebagai langkah menyikapi perkembangan situasi terkini agar masyarakat Bumi Kartini merasa tenang.

 

Adapun sejumlah lokasi yang menjadi sasaran patrol, yakni kawasan kantor DPRD Jepara, ruas Jalan MT Haryono, Jalan KS Tubun hingga Jalan Pemuda.

“Selain pengamanan, patroli gabungan ini juga memperkuat soliditas antara Polri, TNI dan stakeholder terkait. Ini penting dalam menyikapi dinamika kamtibmas terkini, sehingga setiap potensi kerawanan dapat segera ditangani,” tegasnya.

 

Polres Jepara memastikan kegiatan serupa terus digencarkan. Baik melalui patroli skala besar maupun mobiling di tiap polsek jajaran, sebagai komitmen menciptakan rasa aman di tengah masyarakat.


Di lain sisi, Polres Jepara juga telah menangkap 45 orang yang diduga terlibat unjuk rasa yang berakhir anarkis. Puluhan demonstran ini mayoritas berasal dari masyarakat Kabupaten Jepara.

 

Para pelaku diduga melakukan kerusuhan dalam aksi yang sempat membuat Kota Jepara mencekam. Untuk dua pelaku kerusuhan lainnya berasal dari luar kota yang bekerja di Jepara.

 

Kini 45 pelaku masih ditahan di Mapolres Jepara, dan enam pelaku diantaranya masih di bawah umur. Penangkapan puluhan pelaku kerusuhan ini pun dibenarkan oleh Kapolres Jepara melalui Kasatreskrim AKP M Faizal Wildan Umar Rela.

 

 

 

Media Sosial

Facebook
Twitter
Instagram
Youtube