Logo Logo
About Us

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam.

Read More

Address: 301 The Greenhouse London,
E2 8DY UK

Phone: 820-885-3321

Email: support@domain.com

Tanggul Sungai Rowosari Grobogan Jebol, Banjir Genangi 60 Hektar Sawah

Tangkapan layar video tentang tanggul Sungai KB 1 Desa Rowosari
Kecamatan Gubug
Kabupaten Grobogan
Jawa Tengah pada Rabu (18 Juni 2025). (Achmad Fazeri/diswayjateng.com)

GROBOGAN — Tanggul Sungai Kali Buangan (KB) Satu di Desa Rowosari, Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah diketahui mengalami jebol pada Rabu, 18 Juni 2025 pagi.


"Melaporkan bahwa pada hari ini Rabu tanggal 18 Juni 2025 telah terjadi jebol tanggul di KB Satu sebelah kiri Desa Rowosari menuju Desa Mangunsari. Jebol sekitar 20 meter," ujar Sekretaris Desa (Sekdes) Rowosari Wahyudi.


Dalam video yang beredar di sebuah grup whatsApp tersebut, Wahyudi menjelaskan bahwa tanggul Sungai KB Rowosari jebol di sebelah selatan rel kereta api itu, akibat tidak mampu menahan derasnya hujan yang tinggi.


"Sungai KB 1 Desa Rowosari ada dua lokasi yang jebol," ungkapnya.


Ketika dikonfirmasi diswayjateng.com melalui sambungan telepon, Wahyudi menyampaikan, dampak dari dua tanggul Sungai KB 1 Rowosari jebol itu, sekitar 60-an hektar sawah tergenang banjir.

"Hanya persawahan yang tergenang. Sementara ini yang tergenang sekitar 60-an hektar. Umur tanaman padi 15 sampai 30 hari," terangnya.


Wahyudi mengungkapkan sungai KB 1 meluap seusai hujan deras mengguyur pada Selasa (17 Juni 2025) mulai dari pukul 23.00 WIB sampai Rabu (18 Juni 2025) pukul 01.00 WIB dini hari. Untuk jarak antara tanggul yang jebol sekitar satu kilometer.


"Pengelolaannya ada di bawah BBWS Provinsi Jateng (Pemali Juana). Untuk kondisi sekarang masih jebol, nunggu penanganan dari BBWS," katanya.


Wahyudi berharap dua tanggul yang jebol tersebut secepatnya ditangani dengan dilakukan penutupan atau penambalan. Selain itu, ke depannya sungai KB 1 perlu adanya normalisasi karena sendimen sudah terlalu tinggi.

Media Sosial

Facebook
Twitter
Instagram
Youtube