Logo Logo
About Us

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam.

Read More

Address: 301 The Greenhouse London,
E2 8DY UK

Phone: 820-885-3321

Email: support@domain.com

Rumah di Karangwader Grobogan Ludes Terbakar Diduga Akibat Uplik Menyala

MEMADAMKAN API: Petugas Damkar memadamkan api di sebuah rumah yang ludes terbakar di Kabupaten Grobogan Jawa Tengah beberapa waktu lalu. (Dok. Damkar Grobogan)

GROBOGAN — Rumah seorang warga Desa Karangwader, Kecamatan Penawangan, Kabupaten Grobogan, ludes terbakar, pada Selasa 7 Oktober 2025 kemarin. Penyebabnya, diduga karena lampu minyak (uplik) masih menyala saat pemiliknya keluar rumah.


Kapolsek Penawangan AKP Sutarjo menjelaskan, rumah yang terbakar merupakan milik Sukirah, yang diketahui oleh warga setempat sekitar pukul 01.00 WIB.


”Rumah korban sudah dalam keadaan terbakar saat pertama kali dilihat warga. Diduga sumber api dari lampu minyak yang masih menyala ketika ditinggalkan pemilik rumah,” jelasnya dalam keterangan tertulis, Rabu 8 Oktober 2025.


AKP Sutarjo mengungkapkan, dari hasil penyelidikan di lokasi, kebakaran berawal saat korban meninggalkan rumah pada Senin 6 Oktober 2025 sekitar pukul 20.00 WIB untuk menghadiri acara pemberangkatan umrah tetangga.

“Karena aliran listrik di rumah padam, korban menyalakan lampu minyak sebelum pergi. Sekitar pukul 01.00 WIB, seorang warga terbangun dan melihat api sudah membesar di rumah korban,” ungkapnya.


AKP Sutarjo melanjutkan, warga tersebut sontak berteriak meminta pertolongan hingga warga lain berdatangan untuk membantu memadamkan api secara gotong royong. Tidak lama kemudian, petugas Polsek Penawangan dan Damkar Grobogan tiba di lokasi untuk membantu pemadaman.


“Tapi api sudah membakar sebagian rumah korban berukuran sekitar 3 x 7 meter, bersama beberapa barang di dalamnya seperti televisi tabung, majicom, meja dan kursi,” imbuhnya.


AKP Sutarjo menambahkan, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Sementara itu, korban diperkirakan mengalami kerugian materi sekitar Rp 10 juta.

Media Sosial

Facebook
Twitter
Instagram
Youtube