Logo Logo
About Us

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam.

Read More

Address: 301 The Greenhouse London,
E2 8DY UK

Phone: 820-885-3321

Email: support@domain.com

RSUD Kudus Kekurangan Ratusan Tenaga Kesehatan, Siap Buka Lowongan Besar-besaran

Jumlah tenaga kesehatan (nakes) yang ada di RSUD Loekmonohadi saat ini diklaim masih kurang. Atas kondisi itu, Pemkab Kudus berencana membuka rekrutmen besar-besaran nakes di rumah sakit berplat merah ini.  

Kabar gembira itu diungkapkan Direktur RSUD Loekmonohadi Kudus, dr. Abdul Hakam. Pihaknya menyebut, jumlah pegawai di RSUD Kudus saat ini memang belum ideal yakni 950-an pegawai. Padahal kebutuhan idealnya mencapai 1.200 pegawai. 

"Sebagai fasilitas layanan kesehatan tingkat lanjut, kami memang membutuhkan tambahan pegawai yang berhubungan dengan tenaga kesehatan," ujar Abdul Hakam saat mendampingi kunjungan Bupati Kudus di IGD di RSUD Loekmonohadi Kudus.


Menurut Hakam, tujuan penambahan pegawai baru agar para pasien yang menjalani rawat jalan dan rawat inap di RSUD Loekmonohadi merasa nyaman dan tidak terabaikan.

Karena itu, Hakam menargetkan melakukan rekrutmen pegawai baru dalam waktu dekat. Selain itu, segera dilakukan koordinasi dengan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kudus dan organisasi kepegawaian di Pemkab Kudus. 

Tujuan rekrutmen pegawai baru, kata Hakam, agar di RSUD Loekmohadi segera mendapatkan tambahan tenaga kesehatan, baik dokter, perawat, dan tenaga kesehatan lainnya.

"Nanti sambil kami evaluasi penambahan pegawai baru tersebut dalam jangka satu bulan maupun tiga bulan, dengan target yang diinginkan kita semua, termasuk masyarakat dalam hal pelayanan," terang Hakam belum lama ini. 

Meskipun jumlah pegawai di RSUD Loekmonohadi belum ideal, imbuh Hakam, namun pelayanan secara umum sudah bagus. Selain itu, didukung terpenuhinya sarana dan prasarananya juga sudah baik.

“Jika nantinya ada penambahan pegawai baru, diharapkan kualitas layanan di RSUD Loekmonohadi semakin meningkat, baik rawat inap maupun rawat jalan,” tuturnya.

Hakam menegaskan, saat ini RSUD Kudus tidak berhenti melakukan inovasi dalam layanan kesehatan terbaik bagi masyarakat. Inovasi layanan dalam penanganan stroke dengan kateterisasi saraf atau neuro intervensi dengan metode Digital Subtraction Angiography (DSA).

Tidak hanya itu, RSUD Loekmonohadi Kudus juga memberikan layanan pendampingan bagi pasien yang dirawat di Instalasi Gawat Darurat (IGD). Langkah ini sebagai upaya RS setempat memberikan pelayanan lebih maksimal.

Karena keterbatasan pegawai, kata dia, RSUD Kudus memanfaatkan satuan keamanan (satpam) yang selain bertugas sebagai pengamanan, juga menjadi pendamping bagi pasien baru agar bisa terlayani dengan cepat, sehingga pasien maupun keluarganya bisa lebih tenang karena dibantu petugas.

Sementara itu, Bupati Kudus Samani Intakoris mengakui, RSUD Kudus idealnya memiliki pegawai dan tenaga kesehatan sekitar 1.200-an orang. Selama ini jumlahnya baru ada sekitar 900-an pegawai di RSUD setempat.

Media Sosial

Facebook
Twitter
Instagram
Youtube