Logo Logo
About Us

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam.

Read More

Address: 301 The Greenhouse London,
E2 8DY UK

Phone: 820-885-3321

Email: support@domain.com

Meriah, Karnaval Budaya Harmoni dan Toleransi Hari Jadi ke-476 Kudus

HARI JADI - Beragam kreatifitas ditampilkan saat karnaval budaya Hari Jadi Kudus ke-476 di Alun-alun Kudus. (arief pramono/disway jateng)

KUDUSRibuan masyarakat tumpah ruah di Alun-alun Simpang Tujuh Kudus menyaksikan Festival Karnaval Budaya rangkaian Hari Jadi ke-476 Kudus.


Agenda budaya penuh warna dimeriahkan 22 kontingen dari SMP hingga kelompok masyarakat di Kota Kretek.


Rangkaian karnaval dibuka oleh Bupati Kudus Sam’ani Intakoris didampingi istri Endhah Sam’ani Intakoris.


Tampak hadir Wakil Bupati Kudus, jajaran Forkopimda, dan kepala organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.


Dalam balutan pakaian adat Kudus, jajaran pimpinan daerah hadir di tengah masyarakat. Mereka menyapa langsung peserta karnaval yang memadati pusat keramaian di Kudus pada, Minggu 21 September 2025.


Sebanyak 22 kontingen dari SMP hingga kelompok masyarakat se-Kudus, menampilkan kreativitasnya dalam pawai budaya tradisional khas Kudus.

Karnaval tahun ini mengusung judul “Atma Abhinaya”, yang berarti semangat atau kekuatan yang ditunjukkan melalui ekspresi jiwa. 


Tema tersebut selaras dengan tema besar Hari Jadi ke-476 Kudus, yakni “Harmoni dalam Toleransi”, yang merefleksikan pentingnya kebersamaan, keberagaman, dan gotong royong dalam kehidupan masyarakat Kudus. 


Bupati Sam’ani menegaskan, karnaval ini bukan sekadar hiburan rakyat, melainkan momentum untuk melestarikan budaya sekaligus memperkuat sektor pariwisata dan UMKM lokal.


“Kita boleh berbeda, tetapi tetap harus menjaga persatuan. Mari kita doakan bersama agar Kudus selalu damai, aman, ekonominya lancar, dan masyarakatnya sejahtera," tukas Sama ni.


Ia pun berterima kasih kepada Forkopimda, TNI, Polri, seluruh instansi dan masyarakat yang telah mendukung terselenggaranya acara ini.

Bupati Samani menyapa peserta karnaval budaya Hari Jadi Kudus.

Dari pantauan diswayjateng, ragam atraksi budaya menghiasi jalannya karnaval. Mulai dari rewang mbangun omah, kisah moderasi Sunan Kudus, Kidung Rahtawu, hingga seni rakyat tentang Bendung Logung dan cerita monyet dari Rahtawu.


Kreativitas peserta yang rela berpanas-panasan di jalan raya, disambut riuh antusiasme warga sepanjang rute karnaval. 


Bupati Sam’ani juga berpesan kepada masyarakat untuk menjaga kebersihan dan kenyamanan selama acara berlangsung.


“Ini adalah budaya kita yang harus terus dijaga. Para leluhur telah berjuang mendirikan bangsa dan daerah ini, maka sudah semestinya kita melestarikannya. Saya berpesan kepada masyarakat yang hadir jangan tinggalkan sampah, tapi tinggalkan kenangan indah,” pinta Samani.


Sebagai salah satu rangkaian acara peringatan Hari Jadi ke-476 Kudus, Festival Karnaval Budaya diharapkan memperkuat rasa persaudaraan, menumbuhkan semangat inovasi, dan meneguhkan toleransi antarwarga Kudus.


Meski sempat menimbulkan kepadatan lalu lintas di sekitar Alun-alun, suasana karnaval tetap berlangsung aman, tertib, dan penuh kegembiraan berkat dukungan pengamanan dari TNI, Polri, Satpol PP, serta relawan. 


Melalui semangat "Harmoni dalam Toleransi", diharapkan masyarakat dapat menjadikan Hari Jadi ke-476 Kudus sebagai pengingat pentingnya menjaga persatuan, melestarikan budaya, serta menghadapi masa depan dengan optimisme.


Media Sosial

Facebook
Twitter
Instagram
Youtube