KUDUS — Pemerintah Kabupaten Kudus melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) menggelar “Kudus Cultural Fest” yang dirangkai gelar budaya dan pameran keris di Museum Kretek, Sabtu 30 Agustus 2025.
Acara ini menjadi wujud nyata komitmen Pemkab Kudus dalam pelestarian budaya sekaligus memberikan ruang bagi seniman, budayawan, dan masyarakat untuk mengekspresikan kreativitasnya.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Kudus, Mutrikah, melalui Kabid Kebudayaan Arief Yuli Tanjung menyampaikan, kegiatan ini tidak hanya berfungsi sebagai hiburan dan menjadi refleksi sejarah.
“Keris telah ditetapkan UNESCO sebagai warisan budaya dunia. Karena itu, pameran ini bukan hanya sekadar menampilkan benda pusaka, tetapi juga media untuk menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap warisan leluhur bangsa,” ungkapnya.
Mutrikah menjelaskan, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi pengetahuan bagi generasi muda tentang warisan budaya dunia keris.
”Kudus Cultural Fest juga menjadi ajang temu para komunitas atau para pegiat dan pecinta keris. Mereka dapat berbagai pengalaman dan pengetahuan tentang merawat dan mencintai keris yang jadi budaya dunia ini," imbuhnya.
Selain Pameran Keris, Kudus Culture Fest juga menampilkan berbagai seni pertunjukan tradisional yang menjadi bagian dari identitas budaya Kudus.
Kegiatan ini diharapkan mampu memperkenalkan kekayaan seni budaya lokal kepada masyarakat luas serta memperkuat rasa bangga terhadap kearifan lokal.