Logo Logo
About Us

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam.

Read More

Address: 301 The Greenhouse London,
E2 8DY UK

Phone: 820-885-3321

Email: support@domain.com

Ke Batang, Wakil Bupati Pati Risma Adi Chandra Gantikan Sudewo

HADIR - Wabup Pati Risma Adi Chandra tengah berbincang dengan beberapa kepala daerah di Jawa Tengah. (arief pramono/disway jateng)

PATI — Tidak diketahui persis dimana keberadaan Bupati Pati Sudewo, usai di demo besar besaran pada 13 Agustus lalu. Kini sejumlah agenda kepemerintahan digantikan sementara waktu oleh Wakil Bupati Pati, Risma Ardi Chandra.

 

Seperti halnya saat peringatan Hari Jadi ke-80 Provinsi Jawa Tengah yang digelar di Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB). Pemkab Pati diwakili Wabup Risma yang hadir di Kabupaten Barang pada Selasa 19 Agustus 2025.

 

Acara ini sekaligus menjadi momentum refleksi sekaligus arahan pembangunan daerah dari Gubernur Jawa Tengah kepada seluruh kepala daerah.

 

Dalam kesempatan itu, Chandra mengaku menghadiri undangan langsung dari Gubernur Jawa Tengah. Salah satu poin penting dari pengarahan gubernur adalah dorongan agar setiap kabupaten di Jawa Tengah memiliki kawasan industri.

 

"Kawasan industri ini diharapkan menjadi penunjang bisnis di kabupaten masing-masing. Investor hanya akan datang di kabupaten yang memiliki kawasan industri. Saya berharap Pati nanti bisa memiliki kawasan industri, sehingga banyak investor bisa masuk dan membuka lowongan kerja seluas-luasnya di Kabupaten Pati,” ungkapnya.

Jajaran kepala daerah di Jateng hadiri HUT Jateng di KIT Batang

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menekankan bahwa peringatan delapan dekade Jawa Tengah tidak hanya sebagai refleksi, tetapi juga momentum untuk memperkuat arah pembangunan ke depan. Menurutnya, investasi kawasan industri menjadi prioritas utama selain sektor pangan.

 

“Kita punya 8 kawasan industri, salah satunya di Batang yang menjadi miniatur pengembangan PAD baik provinsi maupun nasional. Karena itu, saya mengimbau bupati dan wali kota segera mengajukan kawasan industri di daerahnya,” ujar Luthfi.

 

Lebih jauh, Luthfi mengingatkan pentingnya kolaborasi antarpemangku kepentingan dalam membangun Jawa Tengah. Ia menekankan semangat gotong royong, meninggalkan ego sektoral, dan mengedepankan kerendahan hati dalam melayani masyarakat.

 

“Nyawa Jawa Tengah adalah kebersamaan. Jangan segan minta tolong, minta maaf, dan mengucapkan terima kasih. Itu bukan merendahkan derajat pejabat, melainkan membangun kepercayaan publik,” tandasnya.

Media Sosial

Facebook
Twitter
Instagram
Youtube