Logo Logo
About Us

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam.

Read More

Address: 301 The Greenhouse London,
E2 8DY UK

Phone: 820-885-3321

Email: support@domain.com

Dugaan Kasus Pencabulan Bocah di Wirosari, Polres Grobogan Akan Periksa Sejumlah Saksi

Ilustrasi pencabulan seorang bocah usia 11 tahun. (Freepik)

GROBOGAN — Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Grobogan, Ipda Yusuf al-Hakim, menyampaikan, bahwa pihaknya saat ini sedang menindaklanjuti laporan keluarga korban dugaan kasus pencabulan terhadap bocah usia 11 tahun di Kecamatan Wirosari, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah.


“Kami akan segera melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi,” ujarnya kepada Disway Jateng saat dikonfirmasi pada Sabtu (16 Agustus 2025) sore.


Lebih lanjut, Ipda Yusuf menambahkan, selain melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi, pihaknya juga akan melaksanakan assesment hingga pemeriksaan psikologis terhadap korban.


“Dan tentunya kami juga akan melakukan visum,” imbuhnya menegaskan.


Seperti diberitakan sebelumnya, Bocah perempuan berusia 11 tahun di Kecamatan Wirosari, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah diduga menjadi korban kasus pencabulan oleh tetangganya sendiri.


Aksi tidak senonoh itu terungkap setelah korban mengeluh kesakitan saat buang air kecil. Selain itu, perilakunya juga berubah menjadi lebih pendiam. Peristiwa memilukan itu terjadi sekitar November 2024 lalu. Pelaku diketahui kerap datang ke dusun tempat tinggal korban.


Saat itu, korban diiming-imingi pelaku dengan dibuatkan mi instan dan dipinjami telepon genggam. Dari situ, kemudian pelaku berhasil merayu korban.


Aksi bejat itu diduga berlangsung di rumah pelaku yang berlokasi di dusun sebelah tempat tinggal korban. Korban diketahui sering datang sendirian ke rumah pelaku tanpa sepengetahuan keluarga.


”Pelaku memanfaatkan situasi karena di rumah korban tidak ada teman bermain,” ujar ibu korban pada Jumat (15 Agustus 2025) kemarin.


Diketahui orangtua korban telah berpisah. Korban sehari-hari tinggal bersama kakek dan neneknya yang sering pergi ke sawah. Kondisi itu pun membuat korban sering berada di rumah sendirian. Korban kadang pamit bermain ke rumah teman, namun justru menuju rumah pelaku.

Media Sosial

Facebook
Twitter
Instagram
Youtube