Logo Logo
About Us

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam.

Read More

Address: 301 The Greenhouse London,
E2 8DY UK

Phone: 820-885-3321

Email: support@domain.com

Damping Wabup Sugeng, Ketua DPRD Grobogan Tinjau Kegiatan Gerakan Pangan Murah

MENINJAU - Ketua DPRD Grobogan Lusia Indah Artani (kelima dari kiri-bertopi) saat meninjau stand Gerakan Pangan Murah di halaman Setda Grobogan pada Jumat (8 Agustus 2025). (Achmad Fazeri/diswayjateng)

GROBOGAN — Ketua DPRD Grobogan, Lusia Indah Artani, mendampingi Wakil Bupati Grobogan Sugeng Prasetyo, meninjau stand Gerakan Pangan Murah di halaman Sekretariat Daerah (Setda) Grobogan pada Jumat (8 Agustus 2025).


Kegiatan yang diadakan oleh Dinas Ketahanan Pangan Daerah (DKPD) Kabupaten Grobogan ini juga dihadiri jajaran Forkopimda dan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Grobogan.


Tak sekadar mengunjungi stand, Lusi, panggilan akrabnya, juga membeli sejumlah produk UMKM lokal Grobogan, mulai dari buah segar, minuman, hingga camilan. Ia berharap, dengan digelarnya kegiatan Gerakan Pasar Murah itu bisa membantu masyarakat sekitar.


“Gerakan Pangan Murah ini menjadi peluang bagi masyarakat untuk memperoleh bahan pangan berkualitas dengan harga ramah di kantong, sekaligus meringankan warga di tengah dinamika harga pasar,” jelasnya kepada diswayjateng.com seusai meninjau stand.


Wakil Bupati (Wabup) Grobogan, Sugeng Prasetyo menegaskan, bahwa pihaknya terus berupaya memperkuat ketahanan pangan hingga memastikan ketersediaan bahan pokok yang terjangkau bagi seluruh warga Grobogan, terutama yang paling membutuhkan.


“Kegiatan ini yakni bagian dari komitmen Pemkab Grobogan untuk meningkatkan kualitas hidup seluruh warga secara berkelanjutan,” imbuhnya.


Kepala DKPD Grobogan Suwarno menjelaskan, Gerakan Pangan Murah ini adalah rangkaian peringatan HUT ke-80 RI sebagai suatu upaya Pemkab Grobogan untuk membantu meringankan warga, di tengah melonjaknya harga kebutuhan pokok, terutama beras.


”Total 2,5 ton beras medium. Beras saat ini di pasaran mencapai Rp 13.500 per kilogram. Kami sediakan beras medium dari Bulog seharga Rp 11.000,” katanya.


Suwarno menuturkan, dalam satu paket berisi beras 5 kilogram, satu liter minyak goreng, dan satu kilogram gula pasir. Harga ideal per paketnya senilai Rp 134.500, namun dalam kegiatan tersebut cukup ditebus dengan harga Rp 94.500 per paket.


”Ada sebanyak 600 paket yang disediakan. Setiap warga dapat membeli maksimal dua paket. Tetapi kami lihat kondisi, kalau sangat antusias hanya boleh satu orang satu paket,” imbuhnya.


Dalam kegiatan ini disediakan paket sembako dengan harga terjangkau antara lain beras medium 5 kg seharga Rp 67.500, gula pasir 1 kg Rp 20.000, minyak goreng 1 liter Rp 19.000, dan telur 1 kg Rp 28.000. Pembayaran pun mudah melalui aplikasi KAMOE dan QRIS.


Komoditas BULOG juga tersedia dengan harga bersaing, seperti beras SPHP 5 kg seharga Rp 55.000, gula pasir Rp 17.000/kg, serta minyak goreng Rp 15.500/liter. Selain itu, pembelian produk UMKM senilai Rp 20.000 mendapat bonus bibit cabai sebagai bentuk dukungan terhadap pelaku usaha lokal Kabupaten Grobogan.