PATI — Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Pati dijanjikan mendapatkan dana hibah keuangan dari Pemkab Pati yang membuat banyak masyarakat terkejut. Jika sebelumnya badan otonom NU ini hanya memperoleh Rp 100 juta, kini dijanjikan Rp 1 miliar.
Janji tersebut dilontarkan Bupati Pati Sudewo, saat menghadiri Khotmil Qur'an dan Istighosah rangkaian Harlah Muslimat NU ke-79 dan Tahun Baru Hijriyah oleh PC Muslimat NU Kabupaten Pati di Gedung Muslimat NU Kota Pati.
Peningkatan hibah dana dari Pemkab Pati ini, kata Sudewo, untuk mendukung inisiatif program strategis Muslimat NU di Kabupaten Pati. Diantaranya program Mustika Darling (Muslimat Cantik Sadar Lingkungan) dan Mustika Mesem (Muslimat Cantik Mengentaskan Kemiskinan Ekstrem).
“Program ini sejalan dengan agenda besar pembangunan daerah, khususnya dalam pengelolaan sampah dan pemberdayaan masyarakat desa di Kabupaten Pati,” tukas Sudewo.
Agenda kali ini juga dihadiri Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifatul Choiri Fauzi. Kehadiran Arifatul ini juga merupakan Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muslimat NU.
Selain itu, dihadiri Khofifah Indar Parawansa sebagai Ketua Umum DPP Muslimat NU yang juga merupakan Gubernur Jawa Timur.
Bupati Sudewo pun berterima kasih atas dukungan Muslimat NU. Pihaknya berkomitmen bersinergi dengan organisasi perempuan Nahdlatul Ulama tersebut dalam membangun Kabupaten Pati.
“Saya tidak akan melupakan amanah yang dipercayakan Muslimat NU kepada saya untuk memimpin Kabupaten Pati. Saya berupaya semaksimal mungkin agar Muslimat NU tidak kecewa terhadap kepemimpinan saya,” tandas Sudewo.
Sudewo juga menyoroti pentingnya sektor pendidikan sebagai pondasi peradaban di Kabupaten Pati. Pihaknya juga telah menggulirkan dua program utama di bidang pendidikan, yakni penguatan karakter siswa melalui pembiasaan menyanyikan lagu-lagu nasional dan peningkatan kualitas pendidikan.
Berkenaan dengan program itu, Sudewo meminta dukungan Muslimat NU terkait kebijakan bidang pendidikan utamanya dalam penguatan karakter anak.
"Dari semua program-program kami, yang perlu mendapat perhatian adalah bidang pendidikan. Kalau tata kelola pendidikan yang kita lakukan sekarang ini baik, benar dan tepat. Insya Allah Kabupaten Pati di masa depan akan maju dan bermartabat", tambahnya.
Sudewo pun menyampaikan komitmen Pemerintah Kabupaten Pati untuk mendukung program-program Muslimat NU di bidang pelestarian lingkungan.
Sudewo mengakui bahwa saat ini Pemkab Pati Pemerintah dihadapkan masalah besar terkait pengelolaan dan pengolahan sampah.
" Alhamdulillah dari Muslimat NU punya kesamaan dalam tekad dan semangatnya itu, maka tunggu saja kami akan berikan anggaran yang sepantasnya untuk bisa mendukung program Pemkab dari APBD 2026," pungkas Sudewo.