Logo Logo
About Us

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam.

Read More

Address: 301 The Greenhouse London,
E2 8DY UK

Phone: 820-885-3321

Email: support@domain.com

Demi Kudus Kota Layak Anak, Samani Kampanyekan Tempat Ibadah Ramah Anak

BANTUAN - Bupati Sam'ani memberikan bantuan Baznas Rp 10 juta untuk mendukung kegiatan di Masjid Baitus Salam Undaan Lor.

KUDUS — Tempat ibadah dan ruang publik di Kabupaten Kudus, kini diharapkan semakin terbuka dan lebih ramah terhadap anak. Diharapkan keberadaan masjid masjid di Kota Kretek diproyeksikan menjadi ruang yang aman dan nyaman bagi anak.

 

Langkah ini dilakukan Pemkab Kudus untuk menggapai penghargaan Kota Layak Anak Kota (KLA) tingkat madya, usai mnjalani proses verifikasi dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) beberapa waktu lalu.

 

Keinginan itu diungkapkan Bupati Kudus Sam'ani Intakoris usai melaksanakan salat berjamaah di Masjid Jami' Baitus Salam Undaan Lor, Kecamatan Undaan.

 

“Kami ingin agar masjid di Kudus bisa menjadi tempat belajar yang nyaman bagi anak. Keberadaan anak-anak di lingkungan masjid dapat menjadi sarana edukasi untuk mengenalkan tempat ibadah dan pendidikan karakter anak,” ucap Samani.


Samani mengaku prihatin saat ini banyak anak-anak yang cenderung bermain gadget. Selain itu, mereka pun jarang mengunjungi masjid atau tempat ibadah. Karena itu, pihaknya ingin mengembalikan nuansa masjid yang selalu ramai dengan aktivitas anak-anak.

 

"Masjid itu bisa jadi pusat aktivitas, anak-anak bisa belajar di masjid, kemudian salat jamaah bersama, ini sebagai sarana edukasi," tukas Samani.

 

Selain mendorong tempat ibadah ramah anak, Sam'ani juga memberikan bantuan Baznas senilai Rp 10 juta untuk mendukung kegiatan di Masjid Baitus Salam.

 

Masjid yang baru direnovasi dengan desain perpaduan klasik modern ini, diharapkan menjadi tempat ibadah yang ramah anak, serta mendukung kegiatan masyarakat yang positif.

 

Bupati Samani menandatangani prasasti peresmian Masjid Baitus Salam.

Sementara itu, Ketua Takmir Masjid Jami’ NU Baitussalam, Mohamad Ali Imran, mengaku bersyukur atas selesainya proses renovasi masjid yang dikerjakan dengan dukungan warga dan para donatur.

 

“Alhamdulillah, setelah lima tahun renovasi bertahap, masjid kami bisa kembali digunakan secara maksimal. Kami berkomitmen menjadikan masjid ini sebagai ruang ibadah yang terbuka dan edukatif,” ujarnya.

 

Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pemotongan pita oleh Bupati Samani. Kegiatan ini menandai semangat baru warga Undaan Lor menghidupkan kembali fungsi masjid sebagai pusat kegiatan keagamaan dan kemasyarakatan.


Media Sosial

Facebook
Twitter
Instagram
Youtube