Magelang — Pemerintah Kota Magelang menegaskan komitmennya dalam menjaga kualitas dan ketepatan waktu pelaksanaan proyek strategis Kota Magelang. Hal ini disampaikan langsung oleh Wali Kota Damar Prasetyono saat meninjau beberapa proyek pembangunan.
Proyek yang ditinjau antara lain rehabilitasi ruang sidang DPRD Kota Magelang, pembangunan saluran drainase dan trotoar di Jalan Pahlawan, pembangunan ruang rawat inap RS Budi Rahayu, serta pembangunan gedung rawat inap baru RSUD Tidar.
"Secara umum saya lihat progresnya positif. Optimistis, mungkin sebelum masa kontrak selesai sudah rampung. Alhamdulillah kualitasnya juga terjaga dan semuanya on the track," ujar Damar.
Peninjauan dilakukan bersama Wakil Wali Kota Sri Harso, Sekretaris Daerah Hamzah Kholifi, dan sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) terkait. Salah satu fokus utama dari proyek strategis Kota Magelang adalah pembangunan gedung rawat inap baru di RSUD Tidar.
Melalui peninjauan lapangan, Pemerintah Kota Magelang ingin memastikan bahwa seluruh proyek strategis Kota Magelang dilaksanakan sesuai spesifikasi teknis, waktu pelaksanaan, dan prinsip akuntabilitas.
Peninjauan ini juga menjadi sarana pengawasan langsung agar kualitas pembangunan tetap terjaga.
"Kita ingin pastikan pembangunan ini bukan hanya selesai tepat waktu, tapi juga tepat mutu. Ini tanggung jawab bersama," kata Wali Kota Damar.
Direktur RSUD Tidar, dr. Junaedi Wibawa menjelaskan, bahwa bangunan empat lantai ini ditujukan untuk meningkatkan pelayanan, khususnya bagi pasien peserta BPJS Kesehatan.
Gedung ini akan terdiri dari 10 kamar di lantai 1, 26 kamar di lantai 2 hingga lantai 4 dengan kapasitas 2–4 pasien per kamar. Setiap kamar dilengkapi fasilitas standar, antara lain kamar mandi dalam, sirkulasi udara, air panas, pendingin ruangan (AC), serta sofa bagi keluarga yang menunggu.
"Dulu satu lorong bisa diisi banyak pasien. Sekarang kita ubah dengan konsep yang lebih manusiawi. Semua fasilitas disamakan," kata Junaedi.
Per 30 September 2025, progres pembangunan gedung ini telah mencapai 25 persen, dengan target penyelesaian pada 29 Desember 2025 dan rencana operasional pada awal tahun 2026.
Selain pembangunan RSUD Tidar, proyek strategis Kota Magelang lainnya adalah pembangunan saluran drainase dan trotoar di Jalan Pahlawan, kawasan utama lalu lintas kota yang rawan genangan saat hujan deras.
Proyek ini ditujukan untuk mengurangi risiko banjir, sekaligus memperbaiki kenyamanan pejalan kaki melalui peningkatan kualitas trotoar.
Sementara itu, rehabilitasi ruang sidang DPRD Kota Magelang dilakukan untuk menyesuaikan dengan standar kelembagaan dan kebutuhan fungsi legislatif yang terus berkembang. Proyek ini mencakup peningkatan akustik, tata pencahayaan, serta efisiensi ruang bagi penyelenggaraan sidang.