Logo Logo
About Us

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam.

Read More

Address: 301 The Greenhouse London,
E2 8DY UK

Phone: 820-885-3321

Email: support@domain.com

Sepeda Motor Adu Banteng di Bandongan, Dua Orang Meninggal Dunia

KECELAKAAN - Sepeda motor adu banteng menyebabkan dua korban meninggal dunia.(tangkapan layar magelang ekspres)

Magelang — Dua sepeda motor adu banteng di Simpang tiga Tugu Bandongan, Jalan Raden Abdulloh. Akibatnya dua orang meninggal dunia dan dua lainnya luka-luka.


Kecelakaan yang melibatkan Suzuki Shogun berpelat AA-6591-RB dan Honda Beat AA-3345-GB ini terjadi sekira pukul 23.30 WIB, Minggu 17 Agustus 2025 lalu.


Seperti dilansir dari laman magelangekspres.disway.id, kecelakaan ini terjadi Ketika BS (55), warga Dusun Jlupo Jurang, Desa Kembangkuning, Kecamatan Windusari, yang mengendarai Suzuki Shogun, saat itu tengah melaju dari arah Kota Magelang menuju Kaliangkrik.


BS bermaksud berbelok ke utara menuju Windusari. Pada waktu bersamaan, BAS (16), remaja asal Kaliangkrik yang menunggangi Honda Beat, melaju kencang dari arah barat.


Persimpangan sempit tak memberi ruang untuk menghindar dan tabrakan pun tak terelakkan.

Akibat benturan hebat, BS dan BAS sama-sama mengalami luka serius di kepala.

Nyawa keduanya melayang di RSUD Tidar, setelah sempat mendapat pertolongan medis. Sementara itu, nasib berbeda dialami dua pembonceng.


Rekan BAS di atas Honda Beat menderita luka robek di telinga kanan. Sedangkan QB, bocah enam tahun yang ikut bersama BS, mengalami luka di dagu dan perut yang keduanya kini masih dirawat di rumah sakit.


Kasat Lantas Polres Magelang Kota, AKP Krida Risanto menyebut kelalaian dan kecepatan tinggi menjadi pemicu utama insiden ini.


“Intinya kurang hati-hati. Dari gang keluar, ada kendaraan dengan kecepatan tinggi, akhirnya tabrakan tidak bisa dihindari,” ujarnya, Selasa 19 Agustus 2025.


Di sisi lain, Kanit Gakkum Satlantas Polres Magelang Kota, Ipda Benny Setyo Prawoto, mengingatkan pengendara agar lebih waspada di persimpangan maupun gang. Produk UMKM


“Kalau keluar dari gang, biasakan berhenti sejenak dan memastikan kiri-kanan aman. Banyak pengendara melaju kencang ketika jalan bagus, ini yang sering memicu kecelakaan,” katanya.

Media Sosial

Facebook
Twitter
Instagram
Youtube