Logo Logo
About Us

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam.

Read More

Address: 301 The Greenhouse London,
E2 8DY UK

Phone: 820-885-3321

Email: support@domain.com

Ribuan Warga Padati Parade Gebyar Seni Budaya Magelang 2025

Penampilan peserta dalam Parade Gebyar Seni Budaya yang digelar untuk memperingati HUT ke-80 RI. (Dok. Prokopim Magelang)

Magelang — Jalan Soekarno Hatta di Kota Mungkid, Kabupaten Magelang, berubah menjadi lautan manusia pada Sabtu (23/08/2025). Ribuan warga dari berbagai penjuru tumpah ruah menyaksikan Parade Gebyar Seni Budaya yang digelar untuk memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia.


Sorak-sorai dan tepuk tangan mengiringi setiap penampilan yang lewat di depan mereka. Sejumlah peserta mengenakan pakaian adat dari berbagai daerah, memainkan alat musik tradisional, hingga menampilkan tarian khas yang sarat makna.


"Budaya bukan hanya untuk ditonton, tetapi dirayakan bersama," terdengar dari seorang pengunjung yang larut dalam suasana semarak sore itu.


Bupati Magelang, Grengseng Pamuji menyampaikan, bahwa parade ini merupakan simbol nyata dari semangat gotong royong dan cinta terhadap kebudayaan lokal.


"Parade ini bukan sekadar pesta rakyat, tetapi bukti nyata semangat gotong royong warga Magelang. Dari OPD, pelaku UMKM, komunitas seni budaya, hingga masyarakat, semua memberi warna tersendiri," ujar Grengseng.


Ia menambahkan bahwa gelaran ini juga menjadi bagian dari implementasi UU Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan, sekaligus proses seleksi Duta Seni Kabupaten Magelang.


Sebanyak 21 kecamatan saling unjuk kemampuan untuk meraih gelar penyaji terbaik, sementara peserta dari instansi pemerintahan dan masyarakat umum memperebutkan kategori juara favorit.


Tak hanya kelompok masyarakat, institusi pemerintahan juga ikut menyemarakkan acara. Sekretariat DPRD Kabupaten Magelang (Setwan) menampilkan kesenian Reog dalam kolaborasi dengan grup Singo Dilogo dari Sumber Dukun.


Dengan penuh semangat, mereka menampilkan lakon Prabu Klono Sewandono meminang Dewi Songgo Langit. Penampilan ini tidak hanya visual dan energik, tetapi juga sarat dengan pesan moral.


"Kami ingin menjadikan budaya sebagai media aspirasi. Seni dapat mendekatkan hubungan antara DPRD dan masyarakat," terang Kabag Umum Setwan, Agung Purwadi.


Dari Dusun Sawangan, Kecamatan Sawangan, hadir pula Paguyuban Krido Birowo yang menampilkan kesenian Jathilan. Meski hanya menurunkan 20 dari total 50 anggota, semangat mereka tak kalah membara.


"Kami latihan hingga malam selama dua minggu. Ini soal komitmen melestarikan budaya," ujar perwakilan paguyuban dari Dusun Sawangan, Rahmat.


Tak hanya para peserta yang bersemangat, penonton pun menunjukkan antusiasme tinggi. Salah satunya, Marfuah, warga Kecamatan Pakis, yang datang bersama keluarganya.


"Luar biasa, banyak sekali kesenian yang tampil. Semoga terus didukung pemerintah," ujarnya.

Media Sosial

Facebook
Twitter
Instagram
Youtube