Temanggung — Sebuah kebakaran asrama Ponpes Zaid bin Tsabit di Lingkungan Karangsari RT 04 RW 01, Kelurahan Manding, Temanggung. Peristiwa ini menghanguskan satu bangunan asrama santri dan menimbulkan kerugian material yang ditaksir mencapai Rp300 juta.
Peristiwa kebakaran asrama Ponpes Zaid bin Tsabit terjadi sekitar pukul 15.30 WIB. Saat kejadian, pengasuh pondok pesantren, Fathan Fadhila bersama para guru sedang mengikuti seminar di ruang utama kompleks pondok. Mereka mencium bau terbakar sebelum melihat asap tebal dan kobaran api dari arah bangunan asrama.
"Begitu melihat api dari salah satu bangunan asrama, saksi langsung meminta pertolongan dan berusaha memadamkan api dengan alat seadanya sambil menghubungi pihak pemadam kebakaran dan kepolisian," ujar Kapolsek Temanggung, AKP Sigit saat dikonfirmasi.
Menurut Kapolsek Sigit, bangunan asrama yang terbakar berukuran 5 x 7 meter persegi, terbuat dari papan kayu dengan atap metal pasir dan lantai keramik. Selain bangunan, sejumlah barang di dalamnya ikut hangus terbakar, antara lain televisi, kulkas, dispenser, sepeda ontel, almari, dan kasur.
"Dugaan awal kebakaran disebabkan oleh konsleting listrik, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian ini," tambahnya.
Kepala Seksi Pemadaman, Penyelamatan, dan Evakuasi Kebakaran Dinas Satpol PP dan Damkar Kabupaten Temanggung, Edi Irwanto, mengatakan pihaknya mengerahkan dua armada pemadam dan enam personel ke lokasi.
"Api berhasil dipadamkan, estimasi kerugian mencapai Rp300 juta, namun bangunan lain senilai sekitar Rp2 miliar berhasil diselamatkan," terang Edi.
Menurut Edi, kebakaran terjadi saat santri sedang menggelar rapat. Sebelumnya sempat terjadi pemadaman listrik, dan saat aliran listrik menyala kembali, diduga terjadi kegagalan instalasi yang menimbulkan percikan api dan merembet ke barang-barang mudah terbakar.
Kebakaran ini berhasil ditangani dalam waktu relatif singkat berkat respons cepat tim pemadam kebakaran dan partisipasi warga sekitar. Aparat kepolisian bersama petugas Damkar dan masyarakat bahu-membahu mengendalikan api agar tidak merembet ke bangunan lain di kompleks Ponpes Zaid bin Tsabit.
"Kami mengimbau agar pondok pesantren maupun bangunan publik lainnya secara rutin memeriksa instalasi listrik untuk mencegah potensi kebakaran serupa," kata Edi.