Logo Logo
About Us

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam.

Read More

Address: 301 The Greenhouse London,
E2 8DY UK

Phone: 820-885-3321

Email: support@domain.com

Integritas Fasilitator Jadi Kunci Sukses Program Prodamai Kota Magelang

Kegiatan Pembinaan Fasilitator Prodamai di Pendopo Pengabdian Selasa (7/10/2025).

Magelang — Integritas para fasilitator menjadi faktor utama dalam keberhasilan Program Prodamai Kota Magelang, sebuah inisiatif Pemkot untuk memperkuat pemberdayaan masyarakat dan pembangunan infrastruktur berbasis kebutuhan warga.


Hal tersebut disampaikan Wali Kota Magelang, Damar Prasetyono, dalam kegiatan Pembinaan Fasilitator Prodamai di Pendopo Pengabdian, Selasa (7/10/2025). Acara dihadiri Wakil Wali Kota Magelang dr. Sri Harso, Sekda Kota Magelang Hamzah Kholifi, serta seluruh camat se-Kota Magelang.


Dalam kesempatan tersebut, Damar menekankan bahwa keberhasilan Program Prodamai Kota Magelang tidak ditentukan semata oleh besar anggaran, tetapi oleh kejujuran dan tanggung jawab para fasilitator.


"Fasilitator ini adalah perpanjangan tangan pemerintah di tingkat masyarakat. Integritas dan kejujuran menjadi modal utama. Jika integritas hilang, kepercayaan masyarakat pun ikut hilang," ujar Damar Prasetyono.


Program Prodamai Kota Magelang dirancang sebagai platform partisipatif yang memberi ruang bagi masyarakat untuk menentukan prioritas pembangunan di tingkat RT. Program ini diharapkan mampu mempercepat penyelesaian persoalan lingkungan dengan melibatkan warga secara langsung dalam perencanaan dan pelaksanaan kegiatan.


Damar meminta para fasilitator tidak berhenti di aspek administratif, tetapi juga aktif membangun kepercayaan publik dan memastikan manfaat program dapat dirasakan warga secara nyata. Ia juga menekankan pentingnya etika kerja, disiplin, komunikasi efektif, dan profesionalisme di lapangan.


"Pemerintahan yang kuat lahir dari sinergi antarpegawai. Hindari kompetisi tidak sehat, karena tujuan utama kita adalah menumbuhkan kolaborasi di semua lini," kata Damar menambahkan.


Proses perekrutan fasilitator Program Prodamai Kota Magelang dilakukan secara terbuka selama satu bulan, dengan seleksi ketat berdasarkan kompetensi dan integritas.


Melalui Program Prodamai Kota Magelang, pemerintah berusaha mempercepat pembangunan berbasis kebutuhan warga dengan pendekatan partisipatif. Namun, kunci utama tetap berada pada integritas fasilitator di lapangan sebagai penjaga amanah dan penghubung antara pemerintah dan masyarakat.

"Integritas itu ruh dari pelayanan publik. Jika para fasilitator bisa menjaga kejujuran dan profesionalisme, maka tujuan Prodamai untuk meningkatkan kesejahteraan warga akan tercapai," tutup Damar.


Plt. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan KB (DPMP4KB) Kota Magelang, Wawan Setiadi, menyebutkan sebanyak 155 peserta mendaftar, dan 70 orang terpilih sebagai fasilitator resmi.


"Dari 155 pendaftar, terpilih 70 fasilitator yang lolos seleksi. Mereka sudah mulai bekerja dan bahkan dilibatkan dalam kegiatan sosialisasi Prodamai beberapa waktu lalu," jelas Wawan.


Ia menambahkan, setiap fasilitator wajib memahami Peraturan Wali Kota (Perwal) Nomor 15 Tahun 2025 tentang Program Prodamai Kota Magelang sebagai landasan hukum pelaksanaan kegiatan.


"Fasilitator bertugas sebagai tenaga teknis di lapangan, membantu identifikasi kebutuhan, menyelesaikan masalah, serta mendampingi masyarakat dalam setiap tahapan kegiatan Prodamai," ujarnya.


Fasilitator berperan aktif dalam proses perencanaan, pelaksanaan, dan pelaporan kegiatan Program Prodamai Kota Magelang. Mereka bekerja mengikuti jam kerja ASN Pemkot Magelang serta turut mendampingi Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di tingkat RT.


"Tantangannya, fasilitator harus memahami kondisi wilayah dan mampu beradaptasi dengan warga. Mereka dituntut untuk lebih paham daripada RT dan RW, namun akan mendapat pembekalan penuh," kata Wawan.


Kegiatan pembekalan berlangsung selama lima hari hingga 17 Oktober 2025 dengan narasumber dari Universitas Muhammadiyah Magelang (Unimma) dan Pemkot Magelang. Pembekalan difokuskan pada tata kelola program, komunikasi masyarakat, serta penggunaan sistem pelaporan digital.

Media Sosial

Facebook
Twitter
Instagram
Youtube