Logo Logo
About Us

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam.

Read More

Address: 301 The Greenhouse London,
E2 8DY UK

Phone: 820-885-3321

Email: support@domain.com

Diduga Terlibat Pembacokan Anggota TNI di Wonosobo, Pacar Pelaku Ikut Ditangkap

DIAMANKAN - Pacar pelaku pembacokan anggota TNI di Wonosobo ikut ditangkap saat bersembunyi di wilayah Kecamatan Kepil. (istimewa)

Wonosobo — Tim gabungan TNI berhasil menangkap pelaku pembacokan anggota TNI di Wonosobo, Serda Rahman Setyawan. Korban akhirnya meninggal dunia dalam insiden berdarah di Kafe Shaka, Sapuran, Wonosobo itu.


Salah seorang yang ikut diamankan adalah pacar pelaku. Dia diduga turut terlibat dalam peristiwa pembacokan anggota TNI di Wonosobo tersebut.


Penangkapan pelaku pembacokan anggota TNI di Wonosobo dilakukan pada, Senin 15 September 2025 pukul 10.56 WIB. Pelaku bersama pacarnya berhasil ditangkap di rumah kosong di Dusun Sumpit Desa Kepil Kecamatan Kepil Kabupaten Wonosobo.


Operasi ini merupakan hasil kerja sama antara Intel Kodam IV/Diponegoro, Korem 072/Pamungkas, dan Kodim 0707/Wonosobo.


Dua orang yang ditangkap adalah adalah seorang pria bernama Iwan, dan seorang perempuan bernama Putri. Pacar pelaku diduga memiliki peran dalam kasus pembacokan terhadap anggota TNI tersebut.


"Informasi awal kami dapat dari jaringan intelijen, bahwa ada pasangan pria dan wanita tidak dikenal yang masuk ke sebuah rumah kosong dekat Pasar Kepil," ungkap Dandim 0707/Wonosobo, Letkol Inf Yoyok Suyitno.


Sekitar pukul 10.00 WIB, tim gabungan mendapatkan laporan dari jaringan lokal. Setelah melakukan penyelidikan di lokasi, pada pukul 10.15 WIB, dua orang yang dicurigai sebagai pelaku pembacokan anggota TNI di Wonosobo terdeteksi berada di lokasi.

Pada pukul 10.30 WIB, tim yang dipimpin Waas Intel Kodam IV/Diponegoro dan Dandenintel melakukan penyergapan cepat. Kedua pelaku diamankan tanpa perlawanan. Sejumlah barang bukti juga ditemukan di tempat kejadian bersama pelaku pembacokan anggota TNI Wonosobo.


Pukul 11.00 WIB, keduanya dibawa ke Kodim 0707/Wonosobo untuk proses pemeriksaan awal. Selanjutnya, sekitar pukul 12.30 WIB, pelaku pembacokan anggota TNI Wonosobo diserahkan kepada Polres Wonosobo guna penyelidikan lebih lanjut.


Serda Rahman Setyawan, korban pembacokan anggota TNI Wonosobo, merupakan personel aktif Kodim 0707/Wonosobo. Dia meninggal dunia akibat luka serius dalam insiden tersebut.


Letkol Yoyok menegaskan seluruh proses hukum akan dilimpahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian.


"Penangkapan ini merupakan hasil kerja sama solid unsur intelijen TNI. Kami pastikan akan mendukung proses hukum hingga tuntas," ujarnya.


Penangkapan pelaku pembacokan anggota TNI Wonosobo ini diharapkan menjadi titik terang dalam penuntasan kasus yang telah menyita perhatian publik.

Media Sosial

Facebook
Twitter
Instagram
Youtube