Logo Logo
About Us

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam.

Read More

Address: 301 The Greenhouse London,
E2 8DY UK

Phone: 820-885-3321

Email: support@domain.com

Diduga Rem Blong, Truk Sarat Muatan 6 Ton Tabrak Truk Hingga Terguling

TKP - Polisi melakukan olah TKP kecelakaan truk di Jalur Parakan-Kertek Wonosobo. (humas polres wonosobo for disway jateng)

Wonosobo — Kecelakaan lalu lintas melibatkan dua truk terjadi di Jalan Parakan–Kertek Wonosobo, Jumat 17 Oktober 2025, sekitar pukul 12.30 WIB. Truk bermuatan plastik seberat 6 ton diduga mengalami rem blong dan menabrak truk lain di depannya.


Kasubsi Penmas Sie Humas Polres Wonosobo, Aipda Nanang DP Wibowo, membenarkan peristiwa kecelakaan truk di jalur Parakan–Kertek tersebut. Menurutnya, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut, namun kerugian material ditaksir mencapai Rp5 juta.


"Kecelakaan tergolong ringan. Tidak ada korban luka maupun korban meninggal. Kedua kendaraan mengalami kerusakan dan sudah diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut," ujar Nanang.


Lebih lanjut, kecelakaan tersebut bermula pada saat truk bernomor polisi AD 8246 AB yang dikemudikan Mouses Gideon Lado, warga Grogol, Sukoharjo, melaju dari arah Parakan menuju Wonosobo.


Mendekati lokasi kejadian, truk bermuatan plastik seberat 6 ton itu diduga kehilangan kendali akibat rem blong. Sehingga kemudian menabrak truk AA-1943-BP yang dikemudikan Suyono, warga Karangluhur, Kecamatan Kertek.


Kedua truk tersebut melaju searah di jalur turunan dengan kondisi lalu lintas lengang.

Menurut keterangan saksi di lokasi kejadian, Yulianto (36) dan Febri Lian Riatmojo (29), truk pengangkut plastik tersebut tampak berusaha mengerem. Tetapi gagal menurunkan kecepatan sebelum menabrak truk di depannya.


"Benturannya cukup keras hingga truk terguling, tapi syukurlah tidak sampai menimbulkan korban," ujarnya.


Petugas kepolisian segera mendatangi tempat kejadian perkara (TKP), melakukan olah TKP, serta mengamankan barang bukti. Pemeriksaan awal menunjukkan indikasi kuat bahwa sistem pengereman tidak berfungsi optimal.


Kasus kecelakaan truk muatan plastik 6 ton akibat rem blong ini masih dalam penyelidikan Polres Wonosobo. Kondisi jalan menurun panjang kerap menjadi tantangan bagi kendaraan bermuatan berat.


Aipda Nanang mengimbau para pengemudi angkutan barang agar rutin memeriksa kondisi kendaraan, khususnya sistem rem, sebelum melintasi jalur berkontur menurun seperti Parakan–Kertek.


"Pemeriksaan rutin sebelum perjalanan sangat penting untuk mencegah peristiwa serupa," pungkasnya.

Media Sosial

Facebook
Twitter
Instagram
Youtube