TEGAL — Sebuah video yang menunjukkan momen menjelang ijab kabul pernikahan berdurasi 51 detik menjadi viral di media sosial. D
alam video tersebut, terlihat mempelai wanita yang sebenarnya adalah seorang pria. Ia menyembunyikan identitasnya dengan mengenakan baju terusan, jilbab, dan cadar berwarna putih.
Peristiwa ini terjadi di Kampung Kalosi, Desa Basseang, Kecamatan Lembang, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, pada hari Selasa (12/8/2025) kemarin, tepat sebelum ijab kabul pernikahan dilaksanakan.
Pria yang menyamar sebagai mempelai wanita tersebut diketahui berinisial S (25).
Selama enam bulan terakhir, ia menjalin hubungan asmara jarak jauh dengan seorang pria berinisial R (25) dan akhirnya memutuskan untuk melanjutkan hubungan tersebut ke jenjang pernikahan.
Selama berpacaran, S mengaku bernama Musdalifah dan tinggal di Baubau, Sulawesi Tenggara. Ia juga mengklaim bahwa dirinya adalah seorang yatim piatu dan hidup sendirian.
Identitas S akhirnya terungkap setelah pihak keluarga merasa curiga dengan bentuk tubuh S yang tidak seperti pria pada umumnya.
Bahkan, S sempat menolak ketika penghulu meminta KTP-nya sebagai syarat kelengkapan berkas pernikahan.
Pihak keluarga R pun akhirnya membuka jilbab dan cadar yang dikenakan oleh S secara paksa. Mereka pun terkejut dan marah setelah melihat bahwa S ternyata adalah seorang pria dengan kumis tipis.
“Iya betul kejadiannya kemarin,” kata Kapolres Pinrang, AKBP Ady Sabhara, Rabu (13/8/2025), mengutip Republika.
Terkait kasus ini, Kasat Reskrim Polres Pinrang, AKP Ananda Gunawan menjelaskan bahwa S kini telah diamankan oleh pihak kepolisian.
Hal itu dilakukan demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan lantaran kondisi keluarga R yang diselimuti emosi.
“Sudah kita amankan. Pihak keluarga korban juga sudah melapor,” jelasa Ananda.
Saat ditanya terkait motif pelaku melakukan aksinya tersebut, Ananda enggan berspekulasi. Menurutnya, S saat ini masih menjalani pemeriksaan intensif di Satreskrim Polres Pinrang.
“Untuk motifnya kita belum tahu, karena masih dalam pemeriksaan dulu,” ujarnya.