JEPARA — Penampilan kiper Arema FC Adi Satryo mendapat pujian dari pelatih Persijap Jepara Mario Lemos. Berkali-kali Adi Satryo berhasil menepis sepakan pemain Persijap Jepara.
Bahkan sejumlah peluang emas Persijap Jepara juga berhasil ditepis sang penjaga gawang tim Singo Edan.
Pelatih asal Portugal itu mengungkapkan anak asuhnya bermain sangat baik pada laga ini. Namun memang tidak berhasil mengkonversi peluang jadi gol. Padahal dalam laga tersebut, banyak peluang yang tercipta.
"Salah satu (faktor) kita tidak bisa cetak gol karena Arema FC punya penjaga gawang sangat baik," kata Mario Lemos saat konferensi pers usai laga lawan Arema FC.
Untuk diketahui, Persijap Jepara gagal mengamankan tiga poin usa ditahan imbang 0-0 atas tim tamu Arema FC dalam lanjutan BRI Super League pada pekan keempat di Stadion Gelora Bumi Kartini, Sabtu sore 30 Agustus 2025.
Skuad Laskar Kalinyamat tampil meyakinkan sejak menit pertama. Anak asuhan Mario Lemas menekan tim tamu. Namun sejumlah peluang yang dihasilkan gagal berbuah gol.
Insiden justru terjadi pada menit ke-32. Pemain tengah Persijap, Alexis Gomes, terlibat kontak fisik dengan pemain Arema FC Betinho.
Akibatnya dua pemain tersebut diganjar kartu merah. Bermain dengan sepuluh pemain berimbas pada performa permainan Persijap
Persijap Gagal Konversikan Gol
Mario Lemas mengakui hal ini. Menurutnya, fokus pemain jadi buyar. Banyak ruang kosong tercipta.
"Tempo permainan jadi berubah," kata pelatih asal Portugal saat konferensi pers.
Ia menyayangkan Alexis yang bertindak berlebihan sehingga membuatnya diganjar kartu merah. Padahal hal seperti itu tidak perlu dilakukan.
Mario menyatakan menyukai sepakbola yang bersih.
Tindakan Alexis, kata dia, merugikan tim. Dia berharap pertandingan selanjutnya kejadian tersebut tidak berulang.
Mario mengakui penyelesaian akhir para pemain menjadi hal perlu dievaluasi. Pasalnya, banyak peluang yang tercipta pada pertandingan ini. Namun semua peluang tersebut mampu digagalkan kiper Arema FC, Adi Satryo.
"Itu yang disayangkan. Tapi dalam sepakbola kita kadang-kadang bisa mencetak gol. Kadang tidak," ujarnya.
Ada dua peluang emas yang nyarid berbuah gol. Pertama dari Dicky Kurniawan yang menerima umpan terobosan. Tinggal berhadapan kiper, sontekan Dicky gagal membobol jala gawang Adi Satryo.
Kemudian peluang yang didapatkan Wahyu Hamisi. Menerima umpan terobosan, sontekannya mengenai Adi Satryo dan berbuah tendangan pojok.
Tendangan Elvis Sakky juga membentur tiang gawang dan bola berhasil ditangkap kiper Aremq Adi Satryo.
Dalam pertandingan ini Persijap menurunkan: 31. Rodrigo Moura (kiper); 4. Fikron Afriyanto;10. Rosalvo Juniar (C); 11. Sudi Abdallah; 14. Rahmat Hidayat; 23. Restu Akbar; 26. Diogo Britto; 32. Alexis Gomes; 33. Wahyudi Hamisi ; 55. Najeev Yakubu ; 95. Carlos Franca.
Pada menit ke-53 Dikcy masuk menggantikan Restu Akbar. Menit yang sama juga Elvis Saky masuk menggantikan Sudi Abdallah.
Kemudian pada menit ke-70 Indra Arya masuk menggantikan Rosalvo Junior. Menit 85 Wahyu Hamisi keluar digantikan Kallon.