Logo Logo
About Us

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam.

Read More

Address: 301 The Greenhouse London,
E2 8DY UK

Phone: 820-885-3321

Email: support@domain.com

Dirut KAI Tundukkan Badan dan Minta Maaf Atas Anjloknya KA Argo Bromo Anggrek di Subang

TEGAL — Direktur Utama (Dirut) KAI, Didiek Hartantyo, menyampaikan permohonan maaf atas insiden KA 1 Argo Bromo Anggrek yang anjlok di Stasiun Pagedenbaru, Kabupaten Subang, Jawa Barat, pada hari Jumat (1/8) yang lalu.


"Saya meminta maaf atas ketidaknyamanan, ketidaklancaran, dan gangguan keterlambatan yang cukup signifikan," ungkap Didiek dalam konferensi pers di Stasiun Gambir, Jakarta, pada hari Minggu (3/8), mengutip laman Kumparan.


Didiek juga menunjukkan sikap membungkuk saat menyampaikan permohonan maafnya, didampingi oleh jajarannya dalam konferensi pers tersebut.


Petugas sedang memeriksa rangkaian kereta api Argo Bromo Anggrek relasi Surabaya Pasar Turi-Gambir yang mengalami anjlok di emplasemen Stasiun Pegaden Baru, Kabupaten Subang, Jawa Barat.


Menurut Didiek, meskipun tidak semua perjalanan dibatalkan akibat insiden tersebut, penumpang yang tetap melakukan perjalanan harus menempuh jalur yang lebih panjang dengan waktu yang lebih lama. "Ini menyebabkan keterlambatan yang cukup banyak, sehingga kami mohon maaf atas keterlambatan atau ketidaknyamanan, serta hal-hal yang ditimbulkan akibat keterlambatan atau ketidaknyamanan ini," kata Didiek.

Didiek menyatakan bahwa akibat dari kecelakaan tersebut, sebanyak 440 ribu pemilik tiket batal berangkat. Sebagai bentuk tanggung jawab, KAI akan mengembalikan uang mereka.


"Dari tanggal 1 hingga hari ini, kami telah membatalkan 80 kereta. Kami akan mengembalikan 100% untuk refund-nya, dan untuk pengambilan tunai, khusus bagi yang menginginkan tunai, dapat dilakukan di stasiun. Untuk transfer akan dimulai besok," jelas Didiek.


KAI memberikan waktu 7 hari bagi para penumpang yang terdampak untuk mengurus pengembalian uang tiket ini, terhitung dari hari ini.


Adapun penyebab anjloknya KA Argo Bromo Anggrek ini masih diinvestigasi. Kini, menurut Didiek, semua perjalanan sudah kembali normal dengan batas kecepatan 60 Km/jam. Tak ada korban dari peristiwa anjloknya kereta eksekutif ini.