Status waspada kini diberikan pada beberapa gunung berapi yang ada di indonesia, pasalnya beberapa gunung ini berstatus Siaga (Level III).
Status waspada yang diberikan pada beberapa gunung berapi di Indonesia tentu membuat masyarakat menjadi panik dan resah.
Namun walaupun demikian pemerintah memberikan himbauan untuk selalu waspada dalam keadaan seperti ini.
Pasalnya beberapa sumber mengatakan bahwa gunung yang sedang berstatus waspada ini gunung Ili Lewotolok dan Gunung Merapi.
Sementara itu, ada 23 gunung berapi lainnya yang berstatus Waspada (Level II), status ini berarti ada peningkatan aktivitas vulkanik, namun belum sampai pada fase Siaga.
Nah berikut ini akan kami bahas secara lengkap berbagai gunung berapi di indonesia yang memiliki status waspada, yuk simak terus ulasannya dibawah ini.
Mari kita bahas lebih lanjut tentang gunung berapi di Indonesia, perbedaannya, dan apa arti dari status Siaga.
Mengenal Status Gunung Berapi di Indonesia
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menetapkan empat tingkatan status untuk gunung di Indonesia. Tingkatan ini penting untuk memberikan peringatan dini kepada masyarakat sekitar.
Normal (Level I): Kondisi gunung berapi dalam keadaan normal, tidak ada perubahan aktivitas yang signifikan.
Waspada (Level II): Ada peningkatan aktivitas, seperti gempa vulkanik, perubahan visual di sekitar kawah, atau kenaikan suhu. Erupsi bisa saja terjadi, namun tidak mengancam pemukiman.
Siaga (Level III): Aktivitas vulkanik meningkat drastis. Berdasarkan analisis data, erupsi bisa terjadi dalam waktu dekat. Masyarakat diimbau untuk tidak mendekati kawah dalam radius tertentu.
Awas (Level IV): Ini adalah status tertinggi. Berarti erupsi besar sangat mungkin terjadi dalam 24 jam. Semua aktivitas harus dihentikan dan masyarakat di area bahaya harus segera dievakuasi.
Gunung Berstatus Siaga (Level III) dan Waspada (Level II)
Hingga saat ini, hanya ada dua gunung yang berstatus Siaga:
Gunung Merapi (DI Yogyakarta & Jawa Tengah): Salah satu gunung teraktif di Indonesia. Aktivitas vulkaniknya terus dipantau intensif.
Gunung Ili Lewotolok (Nusa Tenggara Timur): Gunung ini menunjukkan aktivitas yang terus meningkat, sehingga statusnya dinaikkan menjadi Siaga.
Sedangkan 23 gunung lainnya yang berstatus Waspada (Level II) tersebar di berbagai wilayah, antara lain:
Anak Krakatau (Lampung)
Gunung Dukono (Maluku Utara)
Gunung Semeru (Jawa Timur)
Gunung Sinabung (Sumatera Utara)
Gunung Slamet (Jawa Tengah)
Gunung Kerinci (Jambi)
Gunung Marapi (Sumatera Barat)
Gunung Bromo (Jawa Timur)
Gunung Ijen (Jawa Timur)
Dan masih banyak lagi.
Pentingnya Memahami Status Gunung
Memahami status gunung tentu sangat penting, terutama bagi masyarakat yang tinggal di lereng atau area sekitarnya.
Status ini bukan untuk menakuti, melainkan sebagai panduan untuk mengambil tindakan yang tepat. Pemerintah, melalui PVMBG, terus memantau aktivitas gunung berapi selama 24 jam.
Bagi pendaki atau wisatawan, selalu perhatikan pengumuman resmi dari PVMBG dan pihak terkait sebelum mendaki.
Jangan nekat mendaki gunung berapi yang sedang berstatus Siaga atau Awas, karena keselamatan adalah prioritas utama. Dengan kewaspadaan dan pemahaman yang baik, kita bisa mengurangi risiko bencana alam.