SEMARANG — Rangkaian kegiatan Bulan Bung Karno 2025 yang digelar DPD PDI Perjuangan Jateng resmi ditutup di Panti Marhaen Kota Semarang pada, Senin30 Juni 2025.
Acara penutupan ini sekaligus menjadi momen pembagian hadiah untuk para pemenang lomba yang berhasil menarik ribuan peserta dari berbagai kalangan, terutama generasi muda.
Ketua Panitia Bulan Bung Karno 2025, Abang Baginda Muhammad Mahfuz Hasibuan, mengungkapkan bahwa kegiatan ini digelar untuk memperkuat pemahaman generasi penerus bangsa terhadap nilai-nilai perjuangan dan ajaran Bung Karno, sang proklamator Indonesia.
"Bung Karno lahir pada 6 Juni 1901, mencetuskan Pancasila pada 1 Juni 1945, dan wafat pada 21 Juni 1970. Maka Juni adalah bulan yang sarat makna bagi bangsa Indonesia," ungkapnya.
Kegiatan Bulan Bung Karno 2025 berlangsung selama satu bulan penuh, mulai 1–30 Juni 2025. Sejumlah agenda dihelat, di antaranya Soekarno Cup 2025 (Turnamen Sepak Bola), Lomba Cerdas Cermat Antar Media, Ziarah Nasional ke Makam Bung Karno di Blitar, Sarasehan Kebangsaan, Pameran Lukisan Bung Karno serta Festival Kuliner dan Bedah Buku Resep Mustika Rasa di Kota Lama.
Sedangkan untuk lomba mencakup berbagai aspek, seperti karya tulis ilmiah bertema Bung Karno, lomba pidato dan puisi, lomba video vlog, cipta lagu, dan melukis Bung Karno serta lomba mewarnai Garuda Pancasila untuk anak-anak PAUD hingga SD.
Abang Baginda menyebut, antusiasme peserta sangat tinggi. Bahkan, lomba karya tulis ilmiah yang awalnya ditargetkan hanya diikuti 30–50 peserta, berhasil menjaring 172 peserta dari berbagai wilayah, termasuk luar Jawa Tengah.
"Ini menunjukkan semangat menulis dan mengenal Bung Karno masih hidup di kalangan mahasiswa dan umum. Beberapa karya terbaik nanti akan kita bukukan dan para penulisnya akan kita undang dalam forum diskusi kebangsaan," jelasnya.
Tak hanya mahasiswa dan pelajar, partisipasi anak-anak juga sangat tinggi. Lomba melukis dan mewarnai diikuti lebih dari 400 anak dari berbagai usia, mulai dari PAUD, TK, hingga SD.
"Kami ingin mengenalkan Bung Karno sejak dini kepada anak-anak. Supaya mereka tidak hanya tahu tokoh luar negeri seperti artis Korea, tapi juga mencintai Bapak Bangsa mereka sendiri," tambahnya.
Melihat tingginya antusiasme tahun ini, PDI Perjuangan Jateng berkomitmen akan terus menyelenggarakan Bulan Bung Karno setiap tahun dengan skala yang lebih besar dan konten yang lebih inovatif.
"Kami ingin memastikan ajaran Bung Karno tidak hanya dikenal oleh orang dewasa, tapi juga tumbuh dalam semangat anak-anak muda sebagai generasi penerus bangsa," tegas Abang Baginda.