Logo Logo
About Us

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam.

Read More

Address: 301 The Greenhouse London,
E2 8DY UK

Phone: 820-885-3321

Email: support@domain.com

242 Karateka Indonesia Incar 60 Medali PON Bela Diri di Kudus

KARATEKA - Dua karateka asal Maluku Utara dan Aceh bertanding di gelanggang Djarum Arena Kudus.

KUDUS — Cabang olahraga (cabor) karate resmi mengawali rangkaian pertandingan di PON Bela Diri 2025 yang berlangsung di Djarum Arena, Kaliputu, Kudus sejak Kamis (23/10/2025) hingga Sabtu (25/10).


Tercatat sebanyak 242 karateka dari berbagai provinsi di Tanah Air, bersaing untuk memperebutkan total 60 medali dalam ajang multi-cabang olahraga bela diri murni tersebut.


Technical Delegate Karate, Djafar Djantang menyatakan, mayoritas atlet yang tampil pada cabor karate PON Bela Diri 2025 adalah atlet berpengalaman. Bahkan sekitar 75 persen di antara mereka, sudah terbiasa bersaing di level nasional maupun gelanggang internasional. Tentunya hal ini menjadikan persaingan berlangsung ketat dan berkualitas tinggi.


Kejuaraan nasional yang digelar pada tanggal 12 hingga 26 Oktober ini, kata Djafar, menjadi momentum strategis pembinaan karateka nasional. Sebab tidak hanya menjadi panggung adu prestasi, namun juga wadah penting melahirkan generasi penerus dan menemukan bibit-bibit unggul masa depan bagi karate Indonesia. 


"Saya melihat di sini proses estafet regenerasi karate berlangsung. Meski ada yang belum pernah juara, mereka punya potensi besar," ucap Djafar.

Djafar menjelaskan, terdapat 15 nomor pertandingan yang dipertandingkan di cabor karate PON Bela Diri 2025. Meliputi delapan kategori putra dan tujuh kategori putri. Nomor-nomor itu mencakup nomor kata (perorangan dan beregu) dan nomor kumite di berbagai kelas berat badan. 


“Setiap harinya digelar lima kelas pertandingan, dengan partai final dan seremoni penyerahan medali dijadwalkan dilaksanakan pada sore hari,” tukas Djafar.


Djafar juga menyoroti kehadiran sejumlah nama besar yang ambil bagian dalam PON Bela Diri Kudus 2025. Termasuk atlet pelatnas Ahmad Zigi Zaresta Yuda yang turun di nomor kata. 


“Namun beberapa atlet nasional lainnya harus absen, karena masih menjalani pemulihan cedera setelah tampil di turnamen internasional,” imbuhnya.

Perbanyak Jam Terbang Atlet

Cabor karate PON Bela Diri 2025 lombakan 15 nomor pertandingan (ponbeladiri)

Dalam kesempatan tersebut, Djafar mengapresiasi kepada KONI Pusat dan panitia penyelenggara PON Bela Diri Kudus 2025 yang telah menghadirkan panggung kompetitif bagi para karateka nasional. 



Ia menilai, ajang ini menjadi momentum penting untuk menambah jam terbang, sekaligus menjaga kesinambungan pembinaan atlet karate nasional agar terus melahirkan talenta baru berprestasi.



Djafar mengapresiasi langkah KONI Pusat dan panitia penyelenggara PON Bela Diri Kudus 2025, yang telah menyediakan wadah bagi para atlet karate meningkatkan jam terbang. 



Djafar menyebut, ajang ini penting untuk menjaga kontinuitas pembinaan karateka nasional. Semakin banyaknya ajang seperti ini, memberikan kesempatan lebih luas bagi karateka muda untuk berlatih dalam suasana kompetitif. 



"Ini bukan hanya lomba, tapi proses pembelajaran dan latihan intensif menuju prestasi yang lebih tinggi," pungkas Djafar.



Untuk diketahui, PON Bela Diri Kudus 2025 merupakan kolaborasi bersama KONI Pusat, Bakti Olahraga Djarum Foundation, Kementerian Pemuda dan Olahraga, serta Pemkab Kudus.



Seluruh pertandingan di PON Bela Diri Kudus 2025 disiarkan melalui giant screen di Alun-alun Simpang Tujuh Kudus, serta live streaming di akun YouTube PONBelaDiri dan siaran langsung TVRI.


Media Sosial

Facebook
Twitter
Instagram
Youtube