SOLO — Banyak lulusan perguruan tinggi gagal melangkah ke tahap seleksi kerja, bukan karena kurang kemampuan. Tetapi karena kesalahan sederhana seperti membuat CV yang kurang menarik atau tidak tampil percaya diri saat wawancara.
Menjawab tantangan tersebut, Telkomsel Branch Surakarta berkolaborasi dengan Direktorat Alumni dan Kewirausahaan Mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) menyelenggarakan kegiatan bertajuk “Sharing Session Tips Membuat CV dan Menghadapi Interview Kerja”.
Kegiatan ini menjadi wadah pembekalan bagi mahasiswa dan alumni agar lebih siap menghadapi dunia kerja dengan strategi dan mental yang kuat.
Sekretaris Direktorat Alumni dan Kewirausahaan Mahasiswa UNS, Widyatmoko menegaskan pentingnya kerja sama antara kampus dan dunia industri dalam menciptakan lulusan yang kompetitif.
“Mahasiswa tidak hanya butuh teori, tetapi juga pengalaman nyata dari praktisi industri agar mereka bisa lebih siap bersaing di dunia kerja,” ujarnya, Kamis 16 Oktober 2025.
Sementara itu, Dery Ariyadi, Manager Mobile Consumer Telkomsel Branch Surakarta, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Telkomsel untuk terus “reach beyond” atau melampaui batas, bukan hanya dalam bisnis, tetapi juga dalam memberikan manfaat sosial.
“Bagi Telkomsel, berbagi ilmu dan pengalaman merupakan bagian dari meaning and purpose kami. Kami ingin membantu generasi muda Indonesia agar lebih siap mewujudkan cita-cita mereka,” tutur Dery.
Dalam sesi berbagi pengalaman, Wildan Adi Nugraha, Corporate Communications Telkomsel Regional Jawa Tengah & DIY, memaparkan berbagai kesalahan umum yang sering dilakukan pelamar kerja.
Ia menyebut, banyak calon karyawan gagal hanya karena hal kecil. Seperti tidak mencantumkan kontak yang bisa dihubungi atau tidak menyesuaikan isi CV dengan posisi yang dilamar.
Wildan juga menekankan pentingnya riset sebelum wawancara serta kemampuan mengenali dan menjelaskan kelebihan diri secara jujur dan relevan.
“Wawancara bukan ujian, tapi kesempatan menunjukkan nilai dirimu,” pesannya kepada peserta.
Tak hanya mendapat ilmu praktis, para peserta juga bisa menikmati promo menarik dari Telkomsel. Di booth khusus acara, tersedia kartu perdana simPATI dengan harga spesial, bonus kuota 3GB, serta akses gratis Perplexity Pro selama 12 bulan untuk alumni dan fresh graduate yang hadir.
Sebagai tambahan informasi, Perplexity merupakan platform berbasis kecerdasan buatan (AI) yang membantu pengguna mencari informasi dengan cepat, akurat, dan mendalam.
Versi Pro memberikan hasil pencarian tanpa batas harian, sangat berguna bagi mahasiswa, peneliti, maupun profesional muda. Paket serupa juga bisa didapat melalui aplikasi MyTelkomsel.
Melalui kegiatan ini, Telkomsel dan UNS berharap dapat terus memperkuat sinergi antara dunia pendidikan dan industri. Sekaligus menyiapkan generasi muda Indonesia agar lebih siap menapaki dunia kerja dengan kemampuan dan kepercayaan diri yang tinggi.