Bambang Surojo, teman semasa SMA Mantan Presiden Joko Widodo, menegaskan keaslian ijazah Jokowi saat mendampingi pemeriksaan pelapor oleh Polda Metro Jaya di Mapolresta Surakarta, Rabu 23 Juli 2025.
Ia menyatakan dirinya adalah teman satu kelas dan bahkan sempat sebangku dengan Jokowi di SMA Negeri 6 Surakarta.
“Saya bersama dua teman lainnya sudah diperiksa penyidik kemarin. Total ada 95 pertanyaan yang kami jawab, mulai dari hubungan kami dengan Pak Jokowi hingga kronologi masa sekolah,” kata Bambang kepada wartawan.
Bambang menjelaskan, saat itu mereka masuk sebagai siswa kelas siang di SMA Negeri 5 Surakarta, yang kemudian menjadi SMA Negeri 6 setelah kebijakan penggabungan kelas dan perubahan sistem belajar dari caturwulan ke semester.
“Kami semua lulus pada 30 April 1980, termasuk Pak Jokowi. Ijazah kami sah dan dikeluarkan atas nama SMA Negeri 6 Surakarta. Itu adalah hasil kebijakan pemerintah kala itu,” ujarnya.
Ia juga membenarkan, penyidik telah menyita lima ijazah asli milik alumni angkatan 1980, termasuk milik Jokowi, untuk keperluan uji forensik dan pembuktian.
“Beliau satu bangku dengan saya. Kami bersama-sama dari kelas satu sampai lulus. Saya siap bersaksi bahwa beliau benar-benar lulusan sah dari SMA 6 Surakarta,” tegas Bambang.
Pemeriksaan ini dilakukan sebagai respons atas laporan dugaan pemalsuan ijazah terhadap Jokowi. Kehadiran saksi-saksi dari masa sekolah menjadi bagian dari penguatan bukti di tahap penyidikan oleh Polda Metro Jaya.