SRAGEN — Sebanyak 1.892 calon siswa dinyatakan diterima dalam sistem penerimaan murid baru (SPMB) Sekolah Menengah Pertama (SMP) melalui jalur afirmasi di Kabupaten Sragen, Dari total 2.532 kuota, masih 640 kursi belum terisi.
Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Sragen, M. Farid Wadji menjelaskan, saat ini SPMB SMP jalur afirmasi masih berjalan. ”Kami berkomitmen agar semua anak dapat melanjutkan pendidikan,” ujarnya ditemui di kantornya.
Data analisis hasil jalur afirmasi menunjukkan terdapat 128 calon siswa yang tidak diterima atau tidak terjaring dalam seleksi afirmasi ini. Selain itu, 184 calon siswa diketahui diterima di sekolah lain melalui jalur afirmasi.
Lebih lanjut, dari total sekolah yang menerima pendaftar afirmasi, 29 sekolah telah memenuhi 100 persen kuota afirmasinya. Sebanyak 13 sekolah telah mengisi 50-99 persen kuota, dan lima sekolah telah mengisi 10-49 persen kuota.
”Ironisnya, terdapat dua sekolah yang tidak memiliki pendaftar afirmasi sama sekali, yaitu SMP Satu atap (Satap) Miri dan Satap 3 Jenar,” terangnya.
Untuk jalur lainnya, yakni domisili, prestasi, dan mutasi akan mulai dibuka pada Rabu (2/7). Diharapkan dengan dibukanya jalur-jalur ini, sisa kuota yang ada dapat terisi.
"Selain itu diharapkan semakin banyak anak di Sragen yang mendapatkan kesempatan untuk melanjutkan Pendidikan,” tandasnya.