Logo Logo
About Us

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam.

Read More

Address: 301 The Greenhouse London,
E2 8DY UK

Phone: 820-885-3321

Email: support@domain.com

Mendes PDTT Yadri Apresiasi Pemdes Kaliwedi, Sukses Bangun Kemandirian Ekonomi

Menteri Desa
Pembangunan Daerah Tertinggal
dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Yandri Susanto mengunjungi Desa Kaliwedi
Kecamatan Gondang

SRAGEN — Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Yandri Susanto mengunjungi Desa Kaliwedi, Kecamatan Gondang. Dia memberikan pujian setinggi langit atas rencana kolaborasi inovatif antara Koperasi Merah Putih (KMP) dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).


Yandri menegaskan desa ini adalah contoh nyata bagaimana sinergi dapat mendorong kemandirian dan kemajuan ekonomi lokal.


Pihaknya menyoroti berbagai unit usaha yang telah berhasil dikembangkan di Desa Kaliwedi. Termasuk konsep distribusi gas elpiji 3 kg, pupuk, sembako, dan bahkan klinik desa.


"Ini akan ada usaha gas elpiji 3 kg, ada pupuk, ada sembako, ada klinik desa. Sudah bagus ini Desa Kaliwedi, sudah bisa dijadikan contoh," ujarnya.


Kementerian Desa berkomitmen penuh untuk mengawal kesuksesan Koperasi Desa Merah Putih. Mereka juga akan terus mengevaluasi dan membantu mengoptimalkan potensi desa yang belum tergarap.


"Jadi nanti kopdes di samping usaha sembako, kemudian pupuk, ada lagi gas elpiji, boleh usaha yang lain," tambah Yandri.


Dia menambahkan Desa Kaliwedi, terdapat BUMDes yang sudah mapan dengan berbagai unit usaha. Seperti kolam renang, kolam pemancingan, program ketahanan pangan, hingga usaha ayam petelur.


Kolaborasi apik antara BUMDes dan Kopdes ini menjadi kunci utama keberhasilan. "Kami melihat di Kaliwedi ada ide besar Pak Daryono (Kades Kaliwedi, red) di mana ada kerjasama yang sangat bagus antara BUMDes dan Kopdes," ungkap Mendes.


Sinergi ini membuka peluang besar, terutama dalam program ketahanan pangan. Hasil pertanian dan peternakan, seperti telur ayam, dapat ditampung oleh Kopdes dan disalurkan untuk program-program strategis seperti "makan siang bergizi." tutur Yandri. 

Dia menekankan pentingnya kolaborasi ini "Putaran ekonomi itu akan terjadi kalau ada kolaborasi. Dan kami melihat di Sragen bisa dijadikan contoh yang baik bagaimana koordinasi Kopdes dan BUMDes itu sangat bagus sekali," benernya. 


Mendes PDTT berharap desa-desa lain dapat menimba ilmu langsung dari Desa Kaliwedi. Desa ini membuktikan bahwa dengan pengelolaan dana desa yang baik, sebuah desa yang dulunya tertinggal dapat bangkit menjadi mandiri dan sejahtera. 


"Tadi sudah saya sampaikan ini contoh yang terbaik Kaliwedi, dari yang tiada menjadi ada, dan yang miskin menjadi berada dan mandiri. Dari sesuatu yang tidak berharga menjadi yang berharga ini layak dijadikan contoh Desa Kaliwedi," tegasnya.


Yandri juga menjelaskan bahwa sinergi antara BUMDes dan Kopdes telah diatur dalam regulasi. Sementara skema keuangan menjadi tanggung jawab Kementerian Keuangan, Kementerian Desa akan berfokus pada memaksimalkan potensi desa dan memastikan hubungan BUMDes dan Kopdes berjalan harmonis. 


"Kita ada regulasi hubungan BUMDes dan Kopdes supaya tidak tumpang tindih dan tidak saling meniadakan, tidak mematikan dan saling menguntungkan," jelasnya.


Kementerian Desa mendorong agar semua desa di Sragen mengadopsi model pengelolaan BUMDes seperti di Kaliwedi.


Terutama untuk mewujudkan program ketahanan pangan. Dengan dukungan Permendes tentang dana desa yang maksimal, desa-desa dapat mengembangkan usaha tematik seperti peternakan ayam petelur, penanaman melon, cabai, padi, dan jagung. 


"Intinya Desa tematik, sehingga ketahanan pangan dalam rangka makan siang gratis bisa terpenuhi. Dari Sragen dan untuk Sragen," pungkas Yandri.


Sementara itu, Bupati Sragen Sigit Pamungkas akan menindaklanjuti arahan dari menteri. "Arahan dari pak menteri terkait produk desa hasil pertanian membantu program MBG akan kita tindak lanjuti, harapannya menjadi pengungkit ekonomi desa," ujarnya.

Media Sosial

Facebook
Twitter
Instagram
Youtube