Menjelang malam 1 Suro, momen sakral dalam penanggalan Jawa, Polresta Solo meningkatkan kewaspadaan tak hanya untuk mengamankan kirab pusaka dari Keraton Kasunanan dan Pura Mangkunegaran, tetapi juga mengantisipasi potensi gangguan dari konvoi perguruan silat.
Kepala Bagian Operasi Polresta Solo, AKP Engkos Sarkosi menyatakan pihaknya telah menyiagakan personel di lima titik perbatasan Solo.
Penyekatan dilakukan melalui lima Polsek strategis untuk menyaring pergerakan kelompok dari luar kota.
“Kami sudah tempatkan personel di lima Polsek yang berada di jalur masuk Solo. Kalau ada yang coba-coba masuk dan mengganggu ketertiban, Tim Sparta akan langsung turun tangan,” tegas Engkos, Selasa 24 Juni 2025.
Langkah ini, merupakan bagian dari upaya menjaga suasana malam 1 Suro tetap damai dan kondusif, sesuai nilai-nilai budaya masyarakat Jawa.
Ia juga mengajak seluruh anggota perguruan silat untuk ikut menjaga ketertiban dan tidak menjadikan malam 1 Suro sebagai ajang unjuk kekuatan.
“Silakan peringati malam 1 Suro dengan tenang dan tertib. Ini malam yang sakral, jangan rusak dengan aksi provokatif atau konvoi tak bertanggung jawab,” imbaunya.
Dengan pengamanan yang diperketat, Polresta Solo berharap peringatan 1 Suro tahun ini bisa berjalan khidmat dan tanpa insiden.